Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PEMDA · 16 Mar 2026 10:31 WIB ·

Rumah Bambu Lapuk Saksi Lahirnya Para Penghafal Al-Qur’an


					Rumah Bambu Lapuk Saksi Lahirnya Para Penghafal Al-Qur’an Perbesar

Tanah Datar, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Di balik dinding bambu yang mulai lapuk dan lantai beralaskan susunan bilah bambu yang rapuh, sebuah keajaiban tumbuh subur. Rumah di Banto, Nagari Paninjauan, Kabupaten Tanah Datar ini bukan sekadar bangunan tua yang tak layak huni, melainkan “madrasah” bagi tiga orang anak penghafal Al-Qur’an (hafiz).

Kondisi memprihatinkan kediaman Erizal Was, seorang buruh tani setempat, menggerakkan hati Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, untuk turun langsung pada Minggu (15/3/2026). Penyerahan bantuan bedah rumah ini menjadi pembuka rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Tanah Datar.

Prestasi di Tengah Keterbatasan
Erizal Was telah menempati rumah tersebut selama 15 tahun bersama istrinya, Nurteti, dan ketiga buah hati mereka. Meski hidup dalam himpitan ekonomi dengan penghasilan buruh tani yang tidak menentu, semangat keluarga ini tidak pernah surut. Ketiga anak mereka membuktikan bahwa kemiskinan bukan penghalang untuk mengukir prestasi dan menjaga kalam ilahi.

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman. Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar yang harus terpenuhi,” tegas Vasko saat meninjau langsung kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni tersebut.

Kolaborasi Pemerintah dan Baznas
Sebagai solusi nyata, bantuan senilai Rp25 juta disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumbar untuk proses bedah rumah. Tidak hanya dana tunai, dukungan tambahan berupa 50 sak semen dan paket sembako juga diserahkan guna mempercepat renovasi hunian impian keluarga Erizal.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas perhatian ini. Semoga bantuan ini menjadi awal kehidupan yang lebih layak bagi anak-anak kami,” ungkap Erizal Was penuh haru.

Langkah ini menegaskan bahwa intervensi pemerintah bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bentuk apresiasi terhadap keluarga-keluarga tangguh yang tetap memprioritaskan pendidikan agama dan karakter di tengah kemiskinan ekstrem.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertanggungjawaban APBD Sumbar 2025: Pendapatan Tembus 99%

21 Juli 2026 - 09:13 WIB

Malaka Dapat 1.464 Rumah Bantuan Wilayah Perbatasan

15 Juli 2026 - 16:08 WIB

Ketua DPRD Sumbar: Orang Baik Jangan Jadi Penonton

12 Juli 2026 - 22:32 WIB

Jalan Kritis Kelok 44 Agam Ancam Ekonomi dan Wisata

11 Juli 2026 - 21:45 WIB

Sumbar Kunci 166 Ribu Hektare Sawah dari Pengembang

9 Juli 2026 - 14:50 WIB

Asap Dapur Mengebul, Buruh Tembakau Jombang Terima BLT

2 Juli 2026 - 14:58 WIB

Trending di PEMDA