Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 21 Feb 2026 07:02 WIB ·

Rekor Anggaran Rp18,9 Triliun Siap Bedah Infrastruktur Sumbar


					Rekor Anggaran Rp18,9 Triliun Siap Bedah Infrastruktur Sumbar Perbesar

Payakumbuh, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Wajah infrastruktur Sumatera Barat dipastikan akan berubah total tahun ini. Pemerintah Pusat resmi mengucurkan dana fantastis sebesar Rp18,9 triliun untuk pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Angka raksasa ini mencatatkan diri sebagai anggaran pembangunan infrastruktur terbesar sepanjang sejarah berdirinya Provinsi Sumatera Barat.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, mengungkapkan bahwa kucuran dana ini merupakan momentum emas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kabar gembira tersebut ia sampaikan langsung di hadapan jamaah Masjid Darul Ikhlas, Kelurahan Padang Alai Bodi, Payakumbuh, Jumat (20/2/2026).

Fokus Total: Jalan, Lampu, dan Irigasi
Vasko menegaskan bahwa anggaran belasan triliun ini tidak boleh menguap pada program-program seremonial yang tidak berdampak. Fokus utamanya adalah menyentuh langsung urat nadi kehidupan masyarakat yang sempat lumpuh akibat bencana.

“Perbaiki jalan-jalan yang rusak, penerangan yang masih minim, hingga sistem pengairan. Kita harus memanfaatkan perhatian besar Presiden kali ini secara total untuk masyarakat. Tahun ini Sumbar harus benar-benar berbenah,” tegas Vasko.

Ia juga menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota untuk serius mengelola Transfer Keuangan Daerah (TKD) guna mempercepat pemulihan ekonomi warga yang terdampak bencana alam di berbagai titik.

Menghidupkan Kembali Ekonomi yang Terputus
Besarnya anggaran ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Payakumbuh. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengakui bahwa bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu sempat melumpuhkan jalur vital Padang–Payakumbuh.

Putusnya akses transportasi tersebut memberikan pukulan telak bagi pergerakan ekonomi warga. Dengan adanya suntikan dana jumbo ini, harapan untuk melihat Payakumbuh kembali bangkit dan “bergerak” bukan lagi sekadar impian. Sinergi antara kucuran dana pusat dan eksekusi tepat sasaran di daerah menjadi kunci utama agar pembangunan kali ini benar-benar dirasakan oleh petani, pedagang, dan seluruh lapisan masyarakat di ranah Minang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ASN Berkualitas: Kunci Keajaiban Pembangunan dari Pinggiran

22 April 2026 - 21:56 WIB

Bukan Sekadar Administrasi: Pengadaan Barang Harus Sejahterakan Rakyat

22 April 2026 - 21:42 WIB

Kesempatan Kedua: Jombang Ubah Aset Daerah Menjadi Berkah Rakyat

22 April 2026 - 13:02 WIB

Sinergi Infrastruktur 2027: Membangun Harapan dari Jalan ke Desa

21 April 2026 - 21:51 WIB

Menjaga Nyala Aman Hingga ke Desa: Komitmen Baru Sumbar

21 April 2026 - 19:12 WIB

Kolaborasi Klaster: Cara Sumbar Lindungi Warga Desa dari Bencana

21 April 2026 - 19:02 WIB

Trending di PEMDA