Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PEMDA · 21 Feb 2026 07:02 WIB ·

Rekor Anggaran Rp18,9 Triliun Siap Bedah Infrastruktur Sumbar


					Rekor Anggaran Rp18,9 Triliun Siap Bedah Infrastruktur Sumbar Perbesar

Payakumbuh, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Wajah infrastruktur Sumatera Barat dipastikan akan berubah total tahun ini. Pemerintah Pusat resmi mengucurkan dana fantastis sebesar Rp18,9 triliun untuk pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Angka raksasa ini mencatatkan diri sebagai anggaran pembangunan infrastruktur terbesar sepanjang sejarah berdirinya Provinsi Sumatera Barat.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, mengungkapkan bahwa kucuran dana ini merupakan momentum emas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kabar gembira tersebut ia sampaikan langsung di hadapan jamaah Masjid Darul Ikhlas, Kelurahan Padang Alai Bodi, Payakumbuh, Jumat (20/2/2026).

Fokus Total: Jalan, Lampu, dan Irigasi
Vasko menegaskan bahwa anggaran belasan triliun ini tidak boleh menguap pada program-program seremonial yang tidak berdampak. Fokus utamanya adalah menyentuh langsung urat nadi kehidupan masyarakat yang sempat lumpuh akibat bencana.

“Perbaiki jalan-jalan yang rusak, penerangan yang masih minim, hingga sistem pengairan. Kita harus memanfaatkan perhatian besar Presiden kali ini secara total untuk masyarakat. Tahun ini Sumbar harus benar-benar berbenah,” tegas Vasko.

Ia juga menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota untuk serius mengelola Transfer Keuangan Daerah (TKD) guna mempercepat pemulihan ekonomi warga yang terdampak bencana alam di berbagai titik.

Menghidupkan Kembali Ekonomi yang Terputus
Besarnya anggaran ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Payakumbuh. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengakui bahwa bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu sempat melumpuhkan jalur vital Padang–Payakumbuh.

Putusnya akses transportasi tersebut memberikan pukulan telak bagi pergerakan ekonomi warga. Dengan adanya suntikan dana jumbo ini, harapan untuk melihat Payakumbuh kembali bangkit dan “bergerak” bukan lagi sekadar impian. Sinergi antara kucuran dana pusat dan eksekusi tepat sasaran di daerah menjadi kunci utama agar pembangunan kali ini benar-benar dirasakan oleh petani, pedagang, dan seluruh lapisan masyarakat di ranah Minang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertanggungjawaban APBD Sumbar 2025: Pendapatan Tembus 99%

21 Juli 2026 - 09:13 WIB

Malaka Dapat 1.464 Rumah Bantuan Wilayah Perbatasan

15 Juli 2026 - 16:08 WIB

Ketua DPRD Sumbar: Orang Baik Jangan Jadi Penonton

12 Juli 2026 - 22:32 WIB

Jalan Kritis Kelok 44 Agam Ancam Ekonomi dan Wisata

11 Juli 2026 - 21:45 WIB

Sumbar Kunci 166 Ribu Hektare Sawah dari Pengembang

9 Juli 2026 - 14:50 WIB

Asap Dapur Mengebul, Buruh Tembakau Jombang Terima BLT

2 Juli 2026 - 14:58 WIB

Trending di PEMDA