Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

SOSBUD · 8 Jan 2025 21:07 WIB ·

Redam Eksklusivitas Agama, Pertamina Pendopo dan Polsek Perkuat Harmoni


					Redam Eksklusivitas Agama, Pertamina Pendopo dan Polsek Perkuat Harmoni Perbesar

PALI, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] Polsek Talang Ubi mengambil langkah progresif untuk mencegah potensi gesekan sosial akibat fenomena eksklusivitas aliran keagamaan di lingkungan kerja PT Pertamina Field Pendopo. Melalui diskusi strategis di RM Sejahtera, Kelurahan Handayani Mulya, aparat keamanan bersama manajemen perusahaan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sepakat untuk mengedepankan dialog ketimbang kecurigaan.

Isu ini mencuat setelah hasil pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) kepolisian mengonfirmasi bahwa mayoritas karyawan di unit kerja tersebut menganut aliran Salafi. Meski sah sebagai keyakinan pribadi, pola interaksi yang cenderung tertutup dan kritik terhadap praktik keagamaan lokal mulai memicu keresahan warga di sekitar masjid perusahaan.

Respons Cepat Cegah Konflik Horizontal
Panit Opsnal Intelkam Polsek Talang Ubi, Iptu Najamuddin Hadi, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk deteksi dini. Kepolisian ingin memastikan bahwa perbedaan pemahaman agama tidak bertransformasi menjadi bibit konflik yang mengganggu stabilitas wilayah Kabupaten PALI.

“Kami berkoordinasi dengan seluruh elemen untuk menjaga keharmonisan. Monitoring berkelanjutan diperlukan agar tidak ada pelanggaran hukum maupun ancaman terhadap kerukunan sosial,” ujar Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, menimpali pentingnya sinergitas tersebut.

Komitmen Pertamina dan Peran MUI
Menanggapi dinamika ini, Sr. Manager PT Pertamina Field Pendopo, Hermansyah, berkomitmen untuk menata ulang aktivitas keagamaan di empat masjid yang dikelola perusahaan (Al-Falah, Mukhlisin, Jami’, dan Qariyah). Selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, pihak perusahaan berjanji akan segera menuntaskan administrasi legalitas masjid ke instansi terkait seperti Kesbangpol.

Di sisi lain, Ketua MUI PALI, KH Mughni Zein, mengingatkan bahwa kunci stabilitas adalah dialog yang sehat. Ia meminta masyarakat tidak terjebak dalam pusaran hoaks dan tetap memprioritaskan persatuan nasional di atas perbedaan penafsiran agama.

Rekomendasi Strategis untuk Lingkungan Kerja
Pertemuan tersebut menghasilkan empat poin kesepakatan utama:

  • Edukasi Toleransi: Kolaborasi dengan FKUB dan tokoh agama untuk memperkuat pemahaman moderasi beragama.
  • Pemantauan Berkala: Sat Intelkam Polres PALI akan melakukan monitoring intensif terhadap aktivitas keagamaan guna mencegah potensi radikalisme.
  • Ruang Dialog: Pertamina diimbau memfasilitasi diskusi terbuka antara karyawan dan masyarakat sekitar.
  • Legalitas Rumah Ibadah: Percepatan pendaftaran resmi masjid-masjid perusahaan sesuai regulasi pemerintah.

Langkah preventif ini diharapkan menjadi preseden bagi perusahaan lain di sektor vital nasional agar mampu mengelola keberagaman di lingkungan internal secara bijak tanpa mencederai kearifan lokal masyarakat sekitar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Apem: Miliran Jadikan Ruwahan Ruang Temu Inklusif

11 Februari 2026 - 10:38 WIB

Menyeimbangkan Jiwa Lewat Denting Karawitan di Benteng Ambarawa

10 Februari 2026 - 11:09 WIB

Gerak Cepat Baznas Bantaeng Santuni Korban Kebakaran Bonto Manai

10 Februari 2026 - 00:05 WIB

PMI Pulihkan Martabat Pidie Jaya Lewat 300 Sumur Bersih

9 Februari 2026 - 18:40 WIB

Aksi Cepat HRD Bangun Huntara Nek Ti Jelang Ramadan

9 Februari 2026 - 17:35 WIB

Masjid Darul Huda Padang: Dari Barcode Hingga Ramah Anak

9 Februari 2026 - 15:09 WIB

Trending di SOSBUD