Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merayakan dua momentum penting secara bersamaan, yakni Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Jadi Sumatera Barat ke-80 tahun 2025. Dalam upacara yang berlangsung khidmat di halaman kantor Gubernur, Rabu (1/10/2025), Gubernur Mahyeldi Ansharullah bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), menekankan pentingnya ideologi negara sebagai benteng pertahanan bangsa.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila jauh melampaui sekadar mengenang sejarah kelam masa lalu. Filosofi utamanya kini adalah memastikan Pancasila tetap menjadi perekat bangsa dan membentengi masyarakat dari ideologi-ideologi ekstrem yang merusak.
“Pancasila merupakan Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya yang maju. Hari ini menjadi pengingat kita bahwa ideologi asing, seperti komunisme, radikalisme, dan liberalisme ekstrem, tidak boleh menggantikan Pancasila,” tegas Mahyeldi.
Ia menambahkan, ancaman terhadap keutuhan bangsa saat ini tidak hanya bersifat politik, tetapi juga sosial, salah satunya adalah bahaya narkoba. Mahyeldi secara eksplisit menyebut bahwa maraknya kasus narkoba merupakan salah satu tantangan serius yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.
Apresiasi Atas Keberhasilan Kepolisian
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar atas keberhasilan mereka dalam mengungkapkan kasus narkotika besar.
“Harusnya kita bangga Kepolisian selalu hadir untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” ujar Gubernur.
Sebagai bentuk penghargaan, Gubernur Mahyeldi secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah personel kepolisian yang berprestasi. Penghargaan ini diberikan atas jasa dan keberanian mereka dalam mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu terbesar di wilayah Sumbar, dengan total barang bukti mencapai 51 paket atau seberat 49.362,06 gram (sekitar 49,36 kilogram).
Personel yang menerima penghargaan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar antara lain Kombes. Wendi Mahadi, Kompol. Deddy Andriansyah Putra, Iptu. Istiklal, Brigpol. Yogi Wiramadhani, Brigpol. Fakhrul Ridho, Brigpol. Riki Andika, Bripda. Luki Soni, Bripda. Fatha Adya Putra, dan Bripda. Muhammad Alfis.
Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan Polda Sumbar, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Peringatan ini sekaligus menjadi penanda bahwa semangat Hari Kesaktian Pancasila di Sumbar terwujud nyata melalui tindakan konkret dalam menjaga keamanan dan moralitas generasi bangsa dari ancaman narkotika.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.