Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

EKBIS · 6 Apr 2026 08:17 WIB ·

Pemuda Kepulungan Pilih Bebek: Solusi Cuan Luar Pabrik


					Pemuda Kepulungan Pilih Bebek: Solusi Cuan Luar Pabrik Perbesar

Gempol Pasuruan, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Desa Kepulungan yang selama ini dikenal sebagai basis industri di Kecamatan Gempol mulai menunjukkan wajah ekonomi baru. Bukan lagi sekadar bergantung pada mesin pabrik, kini para pemuda di Dusun Kepulungan dan Kedamaian mulai melirik usaha ternak bebek sebagai sumber penghasilan menjanjikan. Hanya dalam waktu enam bulan, peternakan ini terbukti mampu menekan angka pengangguran bagi warga yang sulit menembus seleksi perusahaan.

Pj Kades Kepulungan, Suwanto, menegaskan bahwa prospek ternak bebek sangat bagus karena siklus panennya yang relatif singkat. Dukungan Pemerintah Desa (Pemdes) pun tidak main-main; mulai dari bantuan bibit, pakan, hingga pelatihan intensif diberikan agar warga tidak melulu menggantungkan hidup pada sektor industri dan pertanian konvensional.

Panen Kilat, Dompet Tebal dalam 30 Hari
Keunggulan utama bisnis ini terletak pada efisiensi waktu. Jumadi (49), salah satu peternak di Dusun Kedamaian, mengungkapkan bahwa bebek hanya membutuhkan waktu sekitar 25 hingga 30 hari dari masa anakan hingga siap jual. Perawatannya pun dianggap tidak rumit, hanya menuntut ketelatenan pada kebersihan kandang dan pola pemberian pakan yang teratur.

“Alhamdulillah, keuntungannya lumayan untuk kebutuhan harian dan sisanya bisa ditabung. Setiap kali panen, bebek ini laku keras di pasaran,” ujar Jumadi. Kemudahan proses dan cepatnya perputaran modal inilah yang memicu minat warga lain untuk ikut terjun ke usaha serupa.

Membangun Kemandirian Ekonomi Desa
Langkah Desa Kepulungan menjadi potret nyata bagaimana desa di lingkar industri bisa tetap mandiri secara ekonomi. Dengan memanfaatkan areal persawahan yang luas sebagai pendukung lingkungan ternak, warga kini memiliki bantalan ekonomi yang kuat saat sektor industri sedang tidak stabil.

Pemanfaatan potensi mikro ini menjadi bukti bahwa ekonomi desa bisa menggeliat dari hal-hal sederhana namun dikelola secara serius. Transformasi dari buruh pabrik menjadi wirausahawan ternak kini bukan lagi sekadar impian bagi pemuda Kepulungan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman

Strategi GAS Sragen 2026 Dongkrak Pendapatan Daerah

29 Mei 2026 - 16:44 WIB

Government Auto Show 2026 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen

Hilirisasi Pinang Lima Puluh Kota Menembus Pasar Ekspor

29 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di EKBIS