Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

PEMERINTAHAN · 12 Mar 2025 19:29 WIB ·

Pemprov Sumbar Fokus Atasi Kesenjangan Kesehatan dan Stunting Demi Visi 2030


					Pemprov Sumbar Fokus Atasi Kesenjangan Kesehatan dan Stunting Demi Visi 2030 Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan komitmennya untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan sebagai bagian dari implementasi visi Sumbar 2030. Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan arahan strategis yang menekankan pentingnya mengatasi kesenjangan layanan kesehatan antara perkotaan dan daerah terpencil, menurunkan angka stunting, serta meningkatkan aksesibilitas sistem layanan kesehatan.

Pemprov Sumbar mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang perlu segera diatasi, yaitu kesenjangan layanan kesehatan antara kota dan daerah terpencil, tingginya angka stunting, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Wagub Sumbar menekankan pentingnya layanan kesehatan berkualitas melalui perluasan cakupan program Sumbar Universal Health Coverage (UHC) yang menjamin akses kesehatan bagi seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Pemprov Sumbar berkomitmen meningkatkan fasilitas kesehatan dasar dan rujukan di daerah terpencil. Kami juga fokus pada penanganan stunting, gizi buruk, dan penyakit menular melalui program pencegahan dan edukasi masyarakat,” kata Vasko.

Pemprov Sumbar juga memberikan perhatian khusus pada jaminan sosial bagi pekerja informal seperti nelayan, petani, dan lainnya melalui program jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, serta mengembangkan program pelatihan keterampilan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing pekerja informal.

Upaya ini sejalan dengan komitmen membangun masyarakat madani, unggul, dan berkeadilan. Program perluasan akses layanan kesehatan dan penanggulangan stunting adalah bagian dari implementasi prinsip keadilan dalam pembangunan, di mana seluruh lapisan masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas.

“Melalui langkah ini, Pemprov Sumbar optimis mewujudkan sistem layanan kesehatan yang lebih konkret dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga mendukung terciptanya SDM Sumbar yang tangguh dan produktif,” pungkas Wagub.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Indonesia Tambah 5.207 Hektare Lahan di Perbatasan Nunukan

22 Januari 2026 - 01:58 WIB

Ironi 35 Ribu Desa: Diakui Negara Tapi Terlarang Dibangun

21 Januari 2026 - 20:38 WIB

Gaya Incognito Wapres Gibran: Tinjau Banjir Tambun Utara Tanpa Seremonial

19 Januari 2026 - 18:17 WIB

Sulteng Bidik Kedaulatan Digital, 606 Desa Segera Merdeka Sinyal

19 Januari 2026 - 15:23 WIB

Rekor 18 Hari: Sumatera Barat Tercepat Pulihkan Luka Bencana

16 Januari 2026 - 18:30 WIB

Sumatera Barat Juara Pancasila, Bukti Adat dan Ideologi Selaras

16 Januari 2026 - 16:07 WIB

Trending di PEMERINTAHAN