Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

SOSBUD · 25 Des 2024 16:50 WIB ·

Pebayuran Jadi Cermin Toleransi: TNI-Polri Jaga Ketat Ibadah Natal


					Oplus_0 Perbesar

Oplus_0

Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Di tengah hiruk-pikuk persiapan akhir tahun, sebuah potret harmoni tersaji di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Personel gabungan dari Polsek Pebayuran dan Koramil 11 Pebayuran bersinergi mengawal langsung jalannya ibadah di Gereja Bethel Indonesia (GBI-Sion), Desa Karangharja, Rabu (24/12/2024). Pengamanan ini bukan sekadar rutinitas tugas, melainkan simbol kuat terpeliharanya toleransi di akar rumput.

Kapolsek Pebayuran, AKP Hotma Sitompul, bersama Danramil 11 Pebayuran, Kapten Inf. Sayuti Pradodo, turun langsung ke lokasi untuk memastikan setiap tahapan ibadah berjalan tenang. Kehadiran pimpinan dua instansi ini memberikan jaminan rasa aman bagi jemaat yang merayakan Natal dalam suasana khidmat.

Natal Sebagai Momentum Refleksi Sosial
Dalam arahannya, AKP Hotma Sitompul menekankan bahwa nilai Natal—seperti kedamaian dan kesederhanaan—seharusnya tidak berhenti di dalam dinding gereja. Ia mengajak jemaat untuk membawa nilai-nilai positif tersebut ke tengah masyarakat luas.

“Kami berharap suka cita Natal ini direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Bapak dan Ibu sekalian bisa menjadi berkat bagi tetangga dan saudara kita lainnya tanpa memandang perbedaan,” ujar AKP Hotma di hadapan jemaat GBI-Sion.

Kolaborasi Demi Kondusivitas Wilayah
Sinergi antara TNI, Polri, dan unsur pemerintah kecamatan menjadi kunci utama kondusivitas wilayah Pebayuran. Strategi pengamanan ini mengedepankan pendekatan humanis namun tetap waspada terhadap potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Kapolsek menegaskan bahwa menjaga kerukunan antarumat beragama adalah tanggung jawab bersama. Dengan pengawalan ketat ini, diharapkan masyarakat di sekitar wilayah Karangharja dapat terus hidup berdampingan secara damai.

“Tugas kami adalah memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang. Ini adalah komitmen TNI-Polri untuk menciptakan wilayah Pebayuran yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi terpantau aman terkendali dengan arus lalu lintas di sekitar area gereja yang berjalan lancar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pawai 74 Nagari: Saat Budaya Jadi Napas Pembangunan

20 April 2026 - 21:17 WIB

Kebangkitan BKMT Sungai Limau: Dari Masjid Membangun Ekonomi Desa

19 April 2026 - 15:05 WIB

Satu Dekade Bobok Bumbung: Martabat Desa Lewat Bambu

19 April 2026 - 14:18 WIB

Siltap Langsung dari Pusat: PPDI Karangrejo Perkuat Barisan

18 April 2026 - 21:03 WIB

Silat Sumbar: Dari Nagari Menuju Panggung Olimpiade Dunia

13 April 2026 - 13:35 WIB

Sinergi Pers dan Aparat: Jaga Keamanan Parungpanjang Lewat Informasi

12 April 2026 - 21:12 WIB

Trending di SOSBUD