Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 11 Mar 2025 16:23 WIB ·

Parungpanjang Panen Ganda: Ketahanan Pangan, Ekonomi Meroket!


					Parungpanjang Panen Ganda: Ketahanan Pangan, Ekonomi Meroket! Perbesar

Bogor [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa (Pemdes) di seluruh Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini menuai hasil manis dari inisiatif ketahanan pangan mereka. Program yang berfokus pada sektor peternakan dan pertanian ini melibatkan partisipasi aktif warga desa dan didukung penuh oleh alokasi Dana Desa.

Acep Humaedi, Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPK APDESI) Parungpanjang, menyatakan optimisme terhadap program ini. Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya bertujuan memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, tetapi juga menghasilkan produk sampingan bernilai ekonomis. “Target utama kami adalah peningkatan kesejahteraan seluruh warga Parungpanjang melalui implementasi program ketahanan pangan ini,” ungkap Acep.

Dukungan moril dan apresiasi terhadap program ini datang dari berbagai pihak, salah satunya Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat. Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan pada 10 Maret 2025, Ketua AKPERSI DPD Jawa Barat, Budianto yang akrab disapa Baday, menyampaikan kekagumannya atas implementasi program yang nyata di tingkat desa.

“Kami menyaksikan langsung bagaimana peternakan kambing, sapi, dan ikan berkembang pesat, berdampingan dengan lahan pertanian jagung dan kacang panjang yang subur di setiap desa. Ini adalah bukti konkret keseriusan pemerintah desa dalam mewujudkan ketahanan pangan,” puji Baday.

AKPERSI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada program-program desa yang terbukti efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Kami berencana melakukan kunjungan rutin setiap bulan ke berbagai desa di Jawa Barat. Tujuannya adalah memantau secara langsung kegiatan pemerintahan desa serta menyebarkan informasi positif terkait pemanfaatan anggaran Dana Desa yang transparan dan akuntabel,” tambah Baday.

Keberhasilan program ketahanan pangan di Parungpanjang ini diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain di seluruh Indonesia. Dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, setiap desa memiliki peluang besar untuk mencapai kemandirian pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Inisiatif ini membuktikan bahwa dengan perencanaan yang matang dan partisipasi aktif warga, Dana Desa dapat menjadi motor penggerak kemajuan dan kesejahteraan di tingkat akar rumput.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Demokrasi Bantarjaya: Daftar Pemilih BPD Resmi Ditetapkan hari ini

16 April 2026 - 10:58 WIB

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI

11 April 2026 - 03:17 WIB

Sengketa Lapak Popoh: Saat Realitas Sosial Beradu Aturan

11 April 2026 - 01:56 WIB

Prestasi vs Preseden: Nasib Desa Sukojati di Ujung Prosedur

11 April 2026 - 00:06 WIB

Lapak Panas Desa Popoh: Sengketa Adat atau Intimidasi?

10 April 2026 - 21:11 WIB

Tenun Kakaniuk: Dari Desa Malaka Menuju Pasar Nasional

10 April 2026 - 15:13 WIB

Trending di DESA