Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 7 Agu 2025 19:54 WIB ·

Pangulu Sahkuda Bayu Mundur, Ada Apa?


					Pangulu Sahkuda Bayu Mundur, Ada Apa? Perbesar

Simalungun, Sumatera Utara [DESA MERDEKA] Sebuah kabar mengejutkan datang dari Nagori (Desa) Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pangulu atau Kepala Desa setempat, Suwito, secara resmi mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya. Keputusan ini memicu banyak perbincangan, mengingat Suwito baru menjabat sejak 7 Juni 2023 dan seharusnya bertugas hingga tahun 2031.

Menurut informasi yang diterima [Nama Media Online], alasan utama di balik pengunduran diri Suwito adalah kondisi kesehatan yang terus memburuk. Suwito mengakui, tekanan pekerjaan sebagai pangulu menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisinya. Beban pikiran yang berat karena harus mengurus berbagai persoalan di desa disebutnya sebagai pemicu utama. “Masalah di nagori selalu ada, dan itu mempengaruhi kesehatanku,” ungkap Suwito.

Surat pengunduran diri Suwito telah diterima oleh Maujana Nagori (Badan Permusyawaratan Desa/BPD) pada 4 Agustus 2025. Sehari setelahnya, pada 5 Agustus 2025, Maujana Nagori langsung menggelar rapat pleno untuk menindaklanjuti permohonan tersebut. Langkah cepat ini diambil demi menjaga stabilitas pemerintahan desa.

Camat Gunung Malela, Roi G. Sidabalok, juga memberikan konfirmasinya terkait hal ini. Meskipun telah menerima pemberitahuan lisan, ia menyatakan bahwa kantornya belum menerima surat resmi dari Maujana Nagori. Camat Roi menjelaskan, sesuai dengan prosedur yang berlaku, ada tenggat waktu tujuh hari bagi Maujana Nagori untuk menyelesaikan proses internal pengambilan keputusan sebelum dilaporkan ke Bupati Simalungun.

Kantor Maujana Nagori menjadi pusat koordinasi utama dalam proses ini, yang berlokasi di Nagori Sahkuda Bayu. Rencananya, hasil rapat pleno akan diserahkan kepada Bupati Simalungun melalui Camat Gunung Malela pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Pengunduran diri Suwito tentu menjadi sorotan serius bagi warga dan pemerintah setempat. Jabatan pangulu memiliki peran vital dalam pembangunan dan pelayanan publik. Transisi kepemimpinan ini akan sangat menentukan arah pembangunan Nagori Sahkuda Bayu di masa depan. Masyarakat kini menantikan pemimpin baru yang mampu melanjutkan program yang sudah ada dan menjawab kebutuhan warga secara menyeluruh.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 1,320 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di KABAR DESA