Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 29 Okt 2024 11:34 WIB ·

Nelayan Desa Nyamuk Makin Tangguh, Kini Dilengkapi HT Canggih


					Nelayan Desa Nyamuk Makin Tangguh, Kini Dilengkapi HT Canggih Perbesar

Jepara, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Di tengah kepungan ombak Karimunjawa, komunikasi seringkali menjadi barang mewah sekaligus penentu nyawa. Menyadari hal ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa, mengambil langkah progresif dengan membagikan 30 unit Handy Talky (HT) kepada kepala keluarga nelayan setempat, Sabtu (25/5/2024).

Langkah ini bukan sekadar pemberian alat elektronik biasa. Di wilayah terpencil seperti Desa Nyamuk, HT dengan jangkauan hingga 25 mil ini menjadi “jaring pengaman digital” yang menghubungkan antarperahu di tengah luasnya lautan. Teknologi ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan sinyal seluler yang sering kali hilang saat nelayan melaut jauh dari pesisir.

Navigasi Keselamatan dan Strategi Ekonomi
Sudut pandang menarik dari program ini adalah bagaimana radio HT berfungsi sebagai sistem peringatan dini (early warning system). Dalam kondisi cuaca buruk yang datang tiba-tiba, informasi dapat menyebar dalam hitungan detik. Risiko kecelakaan akibat karang tajam atau kerusakan mesin dapat diminimalisir karena bantuan bisa segera dipanggil.

Namun, manfaatnya melampaui urusan keselamatan. Secara ekonomi, HT menciptakan jaringan intelijen bisnis di tengah laut. Para nelayan kini bisa saling berbagi informasi mengenai titik kumpul ikan (fishing ground) dan teknik penangkapan yang sedang efektif. Bahkan, koordinasi harga jual sebelum menyentuh daratan bisa dilakukan, sehingga posisi tawar nelayan terhadap tengkulak menjadi lebih kuat.

“Bantuan ini dibiayai menggunakan Dana Desa TA 2024. Kami ingin nelayan tidak hanya merasa aman, tapi juga termotivasi meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi desa,” ujar Kepala Desa Nyamuk, Muaziz, di Balai Desa.

Bukan Sekadar Bagi-Bagi Alat
Agar investasi Dana Desa ini tidak mubazir, Pemdes Nyamuk menyertakan pelatihan intensif. Para nelayan diajarkan teknis pengoperasian, perawatan alat di lingkungan laut yang korosif, hingga etika berkomunikasi di frekuensi radio.

Langkah ini diproyeksikan sebagai fondasi pembentukan kelompok nelayan yang lebih solid. Dengan komunikasi yang lancar, ke depannya Desa Nyamuk berpotensi mengembangkan unit pengolahan hasil laut mandiri dan akses permodalan kolektif. Transformasi dari alat komunikasi sederhana menuju kemandirian ekonomi inilah yang menjadi visi besar di balik suara “kresek-kresek” radio HT di tangan para nelayan Karimunjawa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Ketanggan Berhasil Legalkan Tanah Aset Desa

9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pendaftaran Pilkades Serentak Belitung 2026 Resmi Dibuka

9 Juni 2026 - 18:42 WIB

Pilkades Subang 2026: Ironi Demokrasi dan Mahalnya Kursi Desa

9 Juni 2026 - 17:15 WIB

Polemik Lokasi TPS Rambunan Amian, Netralitas Panitia Dipertanyakan

9 Juni 2026 - 16:57 WIB

Program Desa Bersinar: Memperkuat Ketahanan Desa dari Narkoba

9 Juni 2026 - 15:45 WIB

Pilkades Subang 2026: Sinergi Digital dan Integritas Desa

9 Juni 2026 - 14:51 WIB

Trending di DESA