Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 15 Jan 2026 13:06 WIB ·

Natuna 2026: Desa Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Baru


					Natuna 2026: Desa Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Baru Perbesar

Natuna, Kepulauan Riau [DESA MERDEKA] Jika selama ini kemajuan daerah selalu diukur dari pembangunan di pusat kota, Hari Desa Nasional 2026 menjadi titik balik bagi Kabupaten Natuna. Wakil Bupati Natuna, Jarmin, SE, menegaskan bahwa desa kini bukan lagi sekadar “ujung tombak”, melainkan pusat gravitasi atau pondasi utama kemajuan daerah di masa depan.

Dalam upacara peringatan Hari Desa Nasional yang berlangsung di halaman Kantor Camat Bunguran Timur Laut, Kamis (15/01), Jarmin memberikan “syarat mutlak” bagi desa yang ingin mandiri: transparansi radikal. Menurutnya, desa yang berdaya saing adalah desa yang berani membuka diri dalam pengelolaan anggaran dan melibatkan masyarakat secara partisipatif dalam setiap rupiah Dana Desa yang dikucurkan.

“Pelaksanaan anggaran desa yang baik adalah kunci. Namun, itu harus dibarengi dengan komunikasi yang terbuka kepada seluruh elemen pembangunan,” tegas Jarmin di hadapan jajaran Forkopimda dan camat se-Kabupaten Natuna.

Bazar Desa: Panggung Kreativitas dari Perbatasan
Upacara tahun ini terasa berbeda karena tidak hanya diisi dengan prosesi formal. Semangat “Desa Mandiri” dibuktikan langsung melalui bazar produk unggulan. Desa-desa seperti Tanjung, Ceruk, Limau Manis, Selemam, Kelanga, Sebadai Ulu, hingga Pengadah, memamerkan hasil kreativitas lokal mereka.

Kehadiran bazar ini, yang juga didukung oleh Dekranasda Kabupaten Natuna, menjadi bukti bahwa penguatan ekonomi lokal di perbatasan bukan sekadar wacana di atas kertas. Produk-produk yang dipamerkan menunjukkan bahwa masyarakat desa mampu mengolah potensi sumber daya alam mereka menjadi komoditas yang bernilai ekonomi tinggi.

Sinergi Tanpa Sekat di Masa Depan
Pesan utama dari peringatan tahun 2026 ini adalah hilangnya sekat antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Pengelolaan potensi desa secara optimal diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Natuna.

Pemerintah daerah berharap momentum ini memperkuat sinergi berkelanjutan. Dengan transparansi sebagai mesin utama dan produk lokal sebagai bahan bakarnya, desa-desa di Natuna diharapkan mampu bertransformasi menjadi desa yang sejahtera tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bantuan pusat. Transformasi ini menjadi investasi jangka panjang bagi Natuna untuk berdiri kokoh sebagai wajah depan Indonesia di Laut Natuna Utara.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sampah Jadi Berkah, Strategi Sumbar Menuju Indonesia Asri

6 Juni 2026 - 23:38 WIB

Atasi Kelangkaan, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan BBM Subsidi

6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pancasila Sebagai Jangkar Persatuan Masyarakat Desa

1 Juni 2026 - 17:35 WIB

Reformasi Birokrasi Sumbar: Kualitas Pelayanan Publik Kini Naik Kelas

30 Mei 2026 - 07:50 WIB

Dinsos Jombang Salurkan Bantuan ATENSI 2026 kepada 34 Penerima Manfaat untuk Kembangkan Usaha

26 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Trending di PEMDA