Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

SOSBUD · 15 Jan 2025 17:23 WIB ·

Museum Desa Genggelang: Simbol Pelestarian Budaya Sasak


					<em>Bangunan Museum Genggelang yang tampak sederhana.</em> Perbesar

Bangunan Museum Genggelang yang tampak sederhana.

Genggelang, Lombok Utara [DESA MERDEKA] – Di sebuah desa kecil di Lombok Utara, tepatnya di Desa Genggelang, berdiri sebuah bangunan sederhana yang menyimpan kisah panjang sejarah. Museum Desa Genggelang, begitulah masyarakat setempat menyebutnya. Meski ukurannya mungil, museum ini menyimpan beragam koleksi benda-benda bersejarah yang tak ternilai harganya.

“Museum ini ibarat peti harta karun yang menyimpan warisan leluhur kami,” ujar Supardi, penjaga museum yang akrab disapa Amiq Olit.

Koleksi museum ini beragam, mulai dari keris, tombak, hingga guci kuno. Semuanya tertata rapi di dalam ruangan yang tidak terlalu luas. “Sebagian besar koleksi ini merupakan sumbangan dari masyarakat sekitar,” tambah Amiq.

Inisiatif Warga

Ide mendirikan museum ini berawal dari keprihatinan masyarakat akan kelestarian benda-benda bersejarah yang dimiliki desa. “Kami khawatir jika benda-benda ini tidak dijaga dengan baik, akan hilang begitu saja,” kata Amiq.

Usulan untuk membangun museum pun disampaikan kepada kepala desa pada akhir tahun 2017. Beruntung, usulan tersebut mendapat dukungan penuh sehingga pembangunan museum dapat segera dimulai.

Tantangan Gempa

Namun, perjalanan pembangunan museum tidak selalu mulus. Gempa bumi yang mengguncang Lombok pada tahun 2018 sempat menghambat proses pembangunan. “Bangunan yang belum selesai sempat miring akibat gempa,” kenang Amiq.

Berkat kegigihan masyarakat dan dukungan pemerintah desa, pembangunan museum akhirnya dapat diselesaikan pada Maret 2018. Sejak saat itu, museum ini menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Apresiasi Menteri Kebudayaan

Keberadaan Museum Desa Genggelang mendapat apresiasi dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Dalam kunjungannya ke museum ini, Fadli Zon memuji inisiatif masyarakat Desa Genggelang dalam melestarikan budaya.

“Museum ini bukan hanya tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan inspirasi bagi generasi muda,” ujar Fadli Zon.

Simbol Pelestarian Budaya

Museum Desa Genggelang menjadi bukti nyata bahwa masyarakat desa memiliki peran penting dalam pelestarian budaya. Melalui museum ini, generasi muda dapat belajar tentang sejarah dan budaya leluhur mereka.

“Kami berharap museum ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk ikut melestarikan budaya mereka,” pungkas Amiq.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Khatam Al-Qur’an: Benteng Generasi Muda Nanggalo

1 Juni 2026 - 16:15 WIB

Lawan Dampak Handphone dengan Filosofi Adat Minangkabau

29 Mei 2026 - 19:51 WIB

Menggali Peradaban Kuno di Negeri Seribu Menhir Maek

29 Mei 2026 - 10:32 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Dongkrak Gengsi Peternak Merangin

27 Mei 2026 - 13:30 WIB

Desa Terdampak Bencana Jadi Fokus Tebar Qurban Pemprov Sumbar

26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Sinergi Pemuda Sumbar Jadi Benteng Persatuan Desa

23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Trending di SOSBUD