Atambua, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan RI – Timor Leste tidak menyurutkan semangat umat Allah di Paroki Sta. Maria Ratu Oeolo, Keuskupan Atambua, Timor, NTT. Pada Minggu (24/12/2023) malam, mereka tetap memadati gereja tua tersebut untuk merayakan malam kudus yang aman dan penuh hikmat.
Uniknya, aktus Natal yang dimulai pukul 19.00 WITA ini dihantarkan penuh dalam Bahasa Dawan, bahasa daerah setempat. Kearifan lokal ini menjadi magnet yang menyatukan emosi warga dusun kecil di beranda depan negara.
Semua peran liturgi malam itu—mulai dari lakon keluarga Nazaret, komentator, koor, lektor, pemazmur, hingga doa umat—ditanggung sepenuhnya oleh gotong royong warga Lingkungan Oetulu I, Oetulu II, dan Lingkungan Noetoko.
Romo Rd. Milikheor Meak, Pr. memimpin langsung ibadat yang berlangsung khusyuk ini. Di luar gereja, kesunyian malam dipecah oleh kesiapsiagaan aparat. Personil TNI dari Pos Perbatasan Haumeni Ana, bersama Babinsa dan Babinkamtibmas, berjaga memastikan toleransi dan keamanan tetap terjaga tanpa sekat.
Dari kesunyian dan gemerlap lampu Natal di dusun kecil ini, mengalir pesan damai serta doa sukacita untuk seluruh umat Paroki Oeolo, baik yang berada di kampung halaman, di tanah rantau, maupun sahabat kenalan di mana saja.
Adapun puncak perayaan Natal 25 Desember 2023 akan dilanjutkan esok hari, dimulai pukul 08.00 WITA di halaman paroki.

Penggiat dan pencinta desa,tinggal dan bekerja di Desa Oetulu, Pulau Timor NTT

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.