Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 30 Apr 2026 07:52 WIB ·

Membangun Bogor Lewat Strategi Satu Kilometer Tiap Desa


					Membangun Bogor Lewat Strategi Satu Kilometer Tiap Desa Perbesar

Cibinong, Bogor, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan terobosan pembangunan dengan mengalihkan fokus utama ke tingkat desa. Lewat skema bantuan keuangan akselerasi, 416 desa di Bogor dipacu untuk membangun infrastruktur secara serentak. Strategi ini dianggap lebih efektif; jika satu desa membangun satu kilometer jalan, maka dalam waktu bersamaan Kabupaten Bogor berhasil menambah 416 kilometer akses jalan baru.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa dampak pembangunan akan lebih luas dan nyata jika dimulai dari unit terkecil. Saat ini, Pemkab Bogor sedang mematangkan petunjuk teknis Peraturan Bupati agar realisasi bantuan infrastruktur, drainase, hingga kegiatan sosial ekonomi di lapangan lebih spesifik serta tepat sasaran.

Sampah Desa Jadi Peluang Ekonomi Mandiri
Selain infrastruktur fisik, pengelolaan sampah menjadi prioritas mendesak. Dengan populasi mencapai 6,19 juta jiwa, Kabupaten Bogor memproduksi 3.000 ton sampah harian, namun kapasitas angkut dinas terkait hanya setengahnya. Kondisi ini memakan biaya operasional hingga lebih dari Rp100 miliar per tahun.

Pemkab Bogor mendorong desa untuk mengelola sampah secara mandiri agar lebih efisien dan bernilai ekonomi. Desa yang mampu mengolah sampahnya sendiri tidak hanya menjadi lebih bersih dan sehat, tetapi juga berpotensi menciptakan pendapatan asli desa (PADes) baru bagi masyarakat setempat.

Investasi Sarjana dan Digitalisasi Data
Pembangunan manusia dan sistem informasi juga menjadi pilar utama dalam akselerasi ini. Pemkab Bogor mewajibkan minimal terdapat satu sarjana di setiap desa untuk memperkuat kualitas SDM lokal. Program ini dibarengi dengan penguatan data desa digital yang berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Integrasi data digital di 416 desa dan 19 kelurahan bertujuan mempercepat pelayanan publik. Dengan data yang akurat, pembangunan dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di setiap wilayah, sehingga kemajuan Kabupaten Bogor berjalan lebih merata dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Trending di KABAR PEMDA