Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 1 Feb 2026 08:41 WIB ·

Masjid Mustaqim: Investasi Akhirat Rp8 Miliar di Limo Kaum


					Masjid Mustaqim: Investasi Akhirat Rp8 Miliar di Limo Kaum Perbesar

Tanah Datar, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Di tengah modernitas yang kian melaju, masyarakat Nagari Limo Kaum, Batusangkar, justru kembali memperkuat akar spiritualnya. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan Masjid Mustaqim di Jorong Kubu Rajo pada Sabtu (31/1/2026), sebuah mahakarya religi senilai hampir Rp8 miliar yang rampung hanya dalam waktu satu tahun.

Pembangunan masjid megah ini didanai oleh donatur tunggal, H. Bakhrial beserta keluarga. Namun, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa nilai sebuah masjid tidak terletak pada kemewahan arsitekturnya, melainkan pada seberapa hidup aktivitas di dalamnya. Masjid ini diproyeksikan tidak sekadar menjadi tempat sujud, tetapi menjadi simbol ketahanan mental dan spiritual masyarakat Tanah Datar.

“Masjid Mustaqim adalah bukti kuatnya kehidupan beragama di sini. Namun, saya berharap keindahannya tidak hanya berhenti pada fisik bangunan, melainkan hidup dengan jamaah yang aktif dan kegiatan keagamaan yang semarak,” ujar Mahyeldi usai menandatangani prasasti peresmian.

Tanah Datar: Lumbung Rumah Ibadah di Sumatera Barat
Kehadiran Masjid Mustaqim semakin mengukuhkan Kabupaten Tanah Datar sebagai wilayah dengan ketersediaan rumah ibadah yang sangat memadai di Sumbar. Saat ini, Tanah Datar memiliki total 1.268 rumah ibadah, yang terdiri atas 339 masjid dan 929 musala.

Masjid Mustaqim kini berdiri sebagai salah satu pilar penting dari ribuan rumah ibadah tersebut. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap masjid ini bisa menjalankan fungsi tridharma: sebagai pusat ibadah, pusat pendidikan Al-Qur’an, dan pusat pembinaan umat yang memberikan dampak sosial nyata bagi warga sekitar.

Sinergi Tokoh dan Masyarakat
Peresmian ini bukan sekadar seremonial biasa. Kehadiran tokoh-tokoh besar seperti mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar menunjukkan bahwa pembangunan masjid ini memiliki posisi strategis dalam tatanan adat dan syarak di Minangkabau.

Sinergi antara niniak mamak, tokoh agama, dan kaum perantau seperti keluarga H. Bakhrial menjadi kunci sukses pembangunan cepat ini. Masjid Mustaqim kini resmi menjadi aset spiritual sekaligus sosial yang diharapkan mampu menangkal degradasi moral melalui pembinaan karakter berbasis masjid.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Septiani: Tulang Punggung yang Berpulang di PT PEI HAI

25 Juli 2026 - 14:27 WIB

Menjaga Hutan Lewat Tradisi Krapyak Saparan di Bonosari

24 Juli 2026 - 14:02 WIB

Merah Putih Bung Karno di Builaran, Berdayakan Ekonomi Kaum Marhaen

22 Juli 2026 - 17:51 WIB

Cahaya Lilin Rumah Sederhana yang Menghidupkan Batik Singosari

17 Juli 2026 - 14:28 WIB

Kebangkitan Batik Singosari

UMKM Lokal Hidupkan Festival Kuliner 100 Tahun Jam Gadang

21 Juni 2026 - 22:20 WIB

Ritual Sedekah Gunung, Kekuatan Budaya Warga Desa Lencoh

18 Juni 2026 - 04:22 WIB

Trending di SOSBUD