Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 20 Feb 2026 21:09 WIB ·

Masjid Kubah Timah Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Ramadan 2026


					Masjid Kubah Timah Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Ramadan 2026 Perbesar

Pangkalpinang, Bangka Belitung [DESA MERDEKA] Halaman Masjid Agung Kubah Timah kini bertransformasi menjadi ruang publik yang memadukan napas religius dengan denyut ekonomi modern. Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, secara resmi membuka Ramadan Urban Fest 2026, Jumat (20/2/2026), sebuah festival yang dirancang untuk mengubah cara masyarakat menikmati bulan suci di tengah kota.

Acara ini menjadi simbol kolaborasi strategis antara pemerintah, komunitas kreatif, dan pelaku usaha lokal. Melalui Ramadan Urban Fest, Prof. Saparudin ingin menegaskan bahwa esensi Ramadan melampaui sekadar menahan lapar, melainkan momentum emas untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.

Inovasi Syiar Lewat Gaya Urban
Sudut pandang menarik dari festival ini adalah keberaniannya mengusung konsep “modern dan kreatif” di area ikonik Masjid Agung Kubah Timah. Alih-alih hanya menggelar pasar kaget biasa, pemerintah menghadirkan suasana urban yang segar agar menarik minat generasi muda untuk tetap beraktivitas di lingkungan masjid selama Ramadan.

“Festival ini adalah wujud kolaborasi dalam menghadirkan suasana Ramadan yang religius namun tetap relevan dengan zaman,” ujar Prof. Saparudin. Ia berharap, integrasi antara nilai-nilai kesopanan dan kreativitas modern ini dapat menciptakan identitas baru bagi wisata religi di Pangkalpinang.

UMKM Sebagai Jantung Festival
Lebih dari sekadar hiburan, Ramadan Urban Fest diposisikan sebagai “napas tambahan” bagi para pelaku UMKM. Ruang promosi dan bazar yang disediakan diharapkan tidak hanya mendongkrak pendapatan musiman, tetapi juga memperluas jaringan usaha para pelaku lokal pasca-Ramadan.

Prof. Saparudin menyebut UMKM sebagai tulang punggung ekonomi yang harus diberi panggung besar. “Dengan memberikan ruang pemasaran seperti ini, kita membantu mereka naik kelas sekaligus menjadikan Ramadan sebagai momentum perbaikan diri dan penguatan persaudaraan secara nyata,” tambahnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan Ramadan Urban Fest menjadi agenda tahunan yang kian berkualitas, memberikan dampak ekonomi yang terukur, serta mempererat tali silaturahmi warga dalam suasana yang penuh suka cita.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM