Padang Panjang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Masa depan akhlak generasi muda Sumatera Barat kini dititipkan kembali ke surau dan masjid. Menutup rangkaian Safari Ramadan di Kota Padang Panjang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menekankan bahwa fungsi masjid harus berevolusi. Tidak sekadar menjadi tempat ibadah ritual, masjid didorong menjadi pusat peradaban dan pembinaan karakter bagi milenial serta Gen Z.
Langkah ini mempertegas komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbasis pada nilai keagamaan. Di Masjid Al Munauwwarah, Kelurahan Koto Panjang, Sabtu (14/3/2026), ditegaskan bahwa menghidupkan ekosistem masjid adalah cara paling efektif untuk membentengi moral masyarakat di tengah tantangan zaman.
Sinergi Dana Hibah dan Sektor Pendidikan
Dalam kunjungan tersebut, dukungan nyata diberikan untuk menopang operasional keagamaan. Bantuan senilai Rp50 juta dari dana hibah Pemprov Sumbar disalurkan, ditambah bantuan dana dari Bank Nagari dan Semen Padang masing-masing Rp10 juta. Tak hanya finansial, aspek spiritual juga diperkuat melalui wakaf 40 mushaf Al-Qur’an hasil donasi ASN Pemprov Sumbar.
Kota Padang Panjang, yang sejak lama dikenal sebagai Kota Pendidikan, dinilai memiliki keselarasan visi dengan program provinsi. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan model pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga matang secara akhlak melalui kegiatan positif di lingkungan masjid.
Safari Ramadan Sebagai Jembatan Aspirasi
Kegiatan Safari Ramadan tahun ini juga menjadi instrumen pemerintah untuk “menjemput bola” aspirasi warga. Selain bantuan masjid, Pemprov Sumbar juga telah menyentuh langsung aspek kesejahteraan sosial melalui program bantuan bedah rumah bagi warga di Kelurahan Tanah Hitam.
Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan fisik dan spiritual harus berjalan beriringan. Dengan aktifnya generasi muda di masjid, diharapkan muncul bibit-bibit pemimpin baru yang memiliki integritas dan kepedulian sosial tinggi, sesuai dengan identitas masyarakat Minangkabau yang religius.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.