Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

SOSBUD · 9 Feb 2026 15:09 WIB ·

Masjid Darul Huda Padang: Dari Barcode Hingga Ramah Anak


					Masjid Darul Huda Padang: Dari Barcode Hingga Ramah Anak Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Masjid bukan lagi sekadar tempat ibadah formal, melainkan pusat pembentukan karakter yang adaptif terhadap teknologi. Melalui program Smart Surau, Masjid Darul Huda Perumdam Punggai, Kelurahan Surau Gadang, sukses mendeklarasikan diri sebagai Masjid Ramah Anak dengan memanfaatkan sistem absensi berbasis barcode.

Ketua Pengurus Masjid Darul Huda, Muhammad Pathi, S.P., M.M., mengungkapkan bahwa inovasi ini merupakan puncak dari konsistensi program selama tiga tahun terakhir. Salah satu program unggulannya adalah Gerakan Subuh Berjamaah 40 Hari menjelang Ramadan yang diikuti secara antusias oleh santri TPQ dan anak-anak di lingkungan masjid.

“Kami ingin shalat subuh berjamaah tidak lagi menjadi beban bagi anak-anak, melainkan sebuah kebutuhan yang sudah terkondisikan. Itulah mengapa kami berani mendeklarasikan diri sebagai masjid yang ramah terhadap anak,” ujar Muhammad Pathi dalam program Idola RRI Padang, Minggu (8/2/2026).

Digitalisasi “Smart Surau” dengan Sistem Barcode
Transformasi digital di lingkungan surau ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang. Kabag Kesra Kota Padang, H. Jasman, menjelaskan bahwa efektivitas program Smart Surau kini ditingkatkan melalui penggunaan aplikasi sistem barcode dan penyediaan perangkat tab out.

“Kami mendorong penggunaan teknologi ini untuk mengefektifkan sistem absensi peserta. Dengan barcode, data kehadiran menjadi lebih akurat, terukur, dan transparan,” jelas Jasman saat terhubung secara daring dalam acara tersebut.

Masjid Sebagai Rumah Kedua Bagi Anak
Langkah Masjid Darul Huda ini dinilai sebagai poin krusial dalam mewujudkan Padang sebagai Kota Layak Anak. Direktur Yayasan Ruandu, Wanda Leksmana, S.H., M.H., yang fokus pada perlindungan anak, menyebutkan bahwa kenyamanan anak di tempat ibadah adalah tolok ukur penting.

“Anak-anak harus merasa bahwa masjid adalah rumah mereka sendiri. Ketika mereka merasa nyaman dan tidak asing berada di masjid, maka ekosistem perlindungan anak telah berjalan dengan baik di lingkungan tersebut,” tutur Wanda.

Melalui integrasi antara spiritualitas, teknologi digital, dan ruang ramah anak, Masjid Darul Huda kini menjadi role model bagi surau-surau lain di Sumatera Barat dalam mencetak generasi muda yang taat beribadah sekaligus melek teknologi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jihad Data Kemiskinan: Akhiri Bansos Salah Sasaran di Bekasi

5 Maret 2026 - 08:38 WIB

Pantun Jenaka GOW Pangkalpinang Warnai Bakti Sosial Ramadan

4 Maret 2026 - 14:42 WIB

Evi Yandri: Jangan Biarkan Masjid Megah Tapi Sepi Jemaah

4 Maret 2026 - 10:13 WIB

Zakat Produktif Pangkalpinang: Ubah Mustahik Jadi Muzaki Mandiri

4 Maret 2026 - 04:49 WIB

Sisi Humanis Wagub Vasko: Bantuan Tak Ganti Rasa Kehilangan

3 Maret 2026 - 23:57 WIB

Strategi Baznas Bantaeng Ubah Zakat Jadi Mesin Kesejahteraan

19 Februari 2026 - 09:09 WIB

Trending di SOSBUD