Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 9 Feb 2026 15:09 WIB ·

Masjid Darul Huda Padang: Dari Barcode Hingga Ramah Anak


					Masjid Darul Huda Padang: Dari Barcode Hingga Ramah Anak Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Masjid bukan lagi sekadar tempat ibadah formal, melainkan pusat pembentukan karakter yang adaptif terhadap teknologi. Melalui program Smart Surau, Masjid Darul Huda Perumdam Punggai, Kelurahan Surau Gadang, sukses mendeklarasikan diri sebagai Masjid Ramah Anak dengan memanfaatkan sistem absensi berbasis barcode.

Ketua Pengurus Masjid Darul Huda, Muhammad Pathi, S.P., M.M., mengungkapkan bahwa inovasi ini merupakan puncak dari konsistensi program selama tiga tahun terakhir. Salah satu program unggulannya adalah Gerakan Subuh Berjamaah 40 Hari menjelang Ramadan yang diikuti secara antusias oleh santri TPQ dan anak-anak di lingkungan masjid.

“Kami ingin shalat subuh berjamaah tidak lagi menjadi beban bagi anak-anak, melainkan sebuah kebutuhan yang sudah terkondisikan. Itulah mengapa kami berani mendeklarasikan diri sebagai masjid yang ramah terhadap anak,” ujar Muhammad Pathi dalam program Idola RRI Padang, Minggu (8/2/2026).

Digitalisasi “Smart Surau” dengan Sistem Barcode
Transformasi digital di lingkungan surau ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang. Kabag Kesra Kota Padang, H. Jasman, menjelaskan bahwa efektivitas program Smart Surau kini ditingkatkan melalui penggunaan aplikasi sistem barcode dan penyediaan perangkat tab out.

“Kami mendorong penggunaan teknologi ini untuk mengefektifkan sistem absensi peserta. Dengan barcode, data kehadiran menjadi lebih akurat, terukur, dan transparan,” jelas Jasman saat terhubung secara daring dalam acara tersebut.

Masjid Sebagai Rumah Kedua Bagi Anak
Langkah Masjid Darul Huda ini dinilai sebagai poin krusial dalam mewujudkan Padang sebagai Kota Layak Anak. Direktur Yayasan Ruandu, Wanda Leksmana, S.H., M.H., yang fokus pada perlindungan anak, menyebutkan bahwa kenyamanan anak di tempat ibadah adalah tolok ukur penting.

“Anak-anak harus merasa bahwa masjid adalah rumah mereka sendiri. Ketika mereka merasa nyaman dan tidak asing berada di masjid, maka ekosistem perlindungan anak telah berjalan dengan baik di lingkungan tersebut,” tutur Wanda.

Melalui integrasi antara spiritualitas, teknologi digital, dan ruang ramah anak, Masjid Darul Huda kini menjadi role model bagi surau-surau lain di Sumatera Barat dalam mencetak generasi muda yang taat beribadah sekaligus melek teknologi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 174 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Retak Rumah Tangga Minang dan Tumpulnya Taji Adat

10 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Galodo Arosuka: Bantuan Perantau S3 dan Realita Ratusan Korban

6 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Darurat Kasus Kekerasan Seksual: Mengapa Jalur Damai Melanggar UU TPKS?

4 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Menggugat Alarm Mitigasi dari Hulu Nagari

2 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Layanan Kesehatan Gratis KAI Dekatkan Medis Warga Bumiayu

16 September 2026 - 12:21 WIB

Air Kembali Mengalir, LPPM UNEJ dan PATPI Ringankan Beban Perempuan Desa Tadho

8 September 2026 - 08:53 WIB

Perempuan Desa Tado
Trending di SOSBUD