Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 6 Agu 2025 11:42 WIB ·

Mahasiswa IPB ‘Sulap’ Perpustakaan Desa Paningkiran Jadi Jantung Pengetahuan


					Mahasiswa IPB ‘Sulap’ Perpustakaan Desa Paningkiran Jadi Jantung Pengetahuan Perbesar

Majalengka, Jawa Barat [DESA MERDEKA]Perpustakaan kembali menjadi pusat perhatian di Desa Paningkiran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Literasi IPB University hadir dan menjalankan program revitalisasi kelembagaan perpustakaan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kampoeng Mbaca, dengan harapan memperkuat peran perpustakaan sebagai jantung pengetahuan masyarakat.

Program revitalisasi ini difokuskan pada tiga aspek utama: pendataan perpustakaan, pengelolaan koleksi dan layanan, serta aktivasi layanan literasi harian. Seluruh kegiatan dirancang untuk memperkuat tata kelola perpustakaan yang sistematis dan berkelanjutan, sesuai dengan standar Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Kegiatan dimulai dengan pendataan perpustakaan pada 28 Juni 2025, untuk mencatat kondisi eksisting TBM Kampoeng Mbaca secara menyeluruh—mulai dari koleksi, fasilitas, jumlah anggota, hingga rata-rata kunjungan. Salah satu tujuan dari pendataan ini adalah agar TBM dapat memperoleh Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) sebagai identitas resmi dan syarat akses terhadap program pembinaan, pelatihan, serta bantuan dari Perpustakaan Nasional.

Selanjutnya, kegiatan pengelolaan perpustakaan dilaksanakan selama lima hari, yaitu dari 29 Juni hingga 3 Juli 2025. Dalam tahapan ini, mahasiswa melakukan inventarisasi buku, penyusunan buku induk, pelabelan koleksi, hingga pengatalogan bahan pustaka. Tata letak ruang juga ditata ulang agar lebih nyaman dan menarik, termasuk penambahan area baca anak dan pojok literasi digital.

Tak berhenti di situ, mahasiswa juga menginisiasi layanan perpustakaan harian. Anak-anak dan remaja kini dapat membaca, meminjam buku, serta mengikuti berbagai kegiatan literasi seperti kelas membaca, mendongeng, hingga pelatihan menulis kreatif.

Koordinator Desa Paningkiran KKN-T Literasi IPB University, Azka Alif Rizky, menyampaikan, “Kami melihat potensi besar dari TBM Kampoeng Mbaca. Revitalisasi ini bukan hanya soal buku, tapi tentang membangun kembali semangat belajar dan membuka akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat desa. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari gerakan literasi yang terus berkembang.”

Antusiasme warga pun sangat luar biasa. Setiap hari, anak-anak datang berbondong-bondong untuk membaca dan belajar bersama. Perpustakaan ini kini menjadi ruang aman dan inklusif yang tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga menyemai harapan dan mimpi anak-anak desa.

Melalui KKN-T Literasi ini, mahasiswa IPB University tidak sekadar melaksanakan pengabdian akademik, tetapi juga meninggalkan warisan yang bermakna: perpustakaan yang kembali hidup, layanan literasi yang aktif, dan masyarakat yang semakin melek informasi. 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 94 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Digitalisasi Pendidikan Sumatera Barat: Kelas IT Mulai Diuji Coba

23 Mei 2026 - 11:03 WIB

Pesantren Pringsewu Kini Tangguh Hadapi Risiko Mitigasi Bencana

23 Mei 2026 - 09:01 WIB

Bekas Gudang Pakan Sapi Jadi Ruang Belajar Desa

22 Mei 2026 - 18:13 WIB

Benteng Pendem Ambarawa Jadi Laboratorium Mitigasi Bencana Digital

19 Mei 2026 - 21:24 WIB

Investasi Gizi Anak Jaar Demi Masa Depan Barito Timur

18 Mei 2026 - 19:38 WIB

Siasat Asrama Mahyeldi: Solusi Adil Pendidikan Anak Desa

17 Mei 2026 - 01:33 WIB

Trending di PENDIDIKAN