Jember, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Mrawan mempertegas komitmen yuridisnya dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar pada Jumat (30/1/2026), desa ini memastikan bahwa Tim Pendamping Keluarga (TPK) memiliki landasan operasional yang kuat untuk menjalankan fungsi pendampingan keluarga berisiko di lapangan.
Pertemuan strategis yang berlangsung di Rumah Makan Sate Umar, Jember, ini dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) tingkat kecamatan dan desa, Kepala Desa Mrawan, bidan desa, serta tenaga kesehatan dari UPT Puskesmas Mayang. Fokus utama pertemuan adalah memastikan formasi dan fungsi kader berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Kepastian Struktur dan Formasi Kader
Perwakilan TP3S Kecamatan, Mimin, menjelaskan bahwa dari perspektif tata kelola organisasi, tugas dan fungsi kader TPK pada tahun 2026 tetap mengacu pada pedoman teknis yang sudah ada. Namun, penguatan formasi kader dari unsur tenaga kesehatan (nakes) masih dalam tahap koordinasi final dengan pihak Puskesmas Mayang untuk menjamin efektivitas penugasan.
Selain unsur kesehatan, restrukturisasi juga menyasar unsur PKK guna menyelaraskan kebutuhan riil desa dengan kapasitas personel. Sementara itu, untuk unsur Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD/IMP), formasi dipastikan telah terpenuhi dan siap menjalankan mandat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dukungan Kelembagaan Pemerintahan Desa
Kepala Desa Mrawan, Salim, menegaskan bahwa monitoring ini merupakan instrumen penting untuk menjamin akuntabilitas kinerja setiap elemen. Baginya, TPK bukan sekadar relawan, melainkan kepanjangan tangan pemerintah dalam menjalankan fungsi perlindungan sosial dan kesehatan di tingkat desa.
“Evaluasi ini krusial untuk memastikan tidak ada hambatan hukum atau teknis yang menghalangi program. Pemerintah Desa Mrawan siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi koordinasi antarlembaga maupun penguatan regulasi lokal,” ujar Salim.
Langkah ini ditutup dengan kesepakatan untuk melaksanakan monitoring bulanan secara konsisten. Hal ini dilakukan agar setiap langkah pencegahan stunting di Desa Mrawan memiliki rekam jejak yang terukur, berkelanjutan, dan sesuai dengan target capaian nasional yang telah ditetapkan pemerintah.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.