Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 8 Mar 2026 13:28 WIB ·

Lada Luwu Timur Pikat Mendes Yandri Jadi Desa Tematik


					Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Sekretaris Daerah, Ramadhan Pirade, melakukan kunjungan kerja kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI, Yandri Susanto, di Kantor Kemendes PDT, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026). Perbesar

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Sekretaris Daerah, Ramadhan Pirade, melakukan kunjungan kerja kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI, Yandri Susanto, di Kantor Kemendes PDT, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).

Jakarta [DESA MERDEKA] Kabupaten Luwu Timur bersiap menjadi panggung utama pembangunan desa berbasis komoditas unggulan. Dalam pertemuan strategis di Jakarta, Kamis (5/3/2026), Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, memberikan lampu hijau untuk mengolaborasikan program lokal “Pandu Juara” dengan Program Desa Tematik nasional.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memaparkan bahwa kekuatan utama wilayahnya terletak pada desa-desa penghasil lada (merica) dan kakao yang melimpah. Potensi ini dinilai sejalan dengan visi “Bangun Desa, Bangun Indonesia” yang diusung kementerian untuk menciptakan kemandirian ekonomi dari akar rumput.

“Alhamdulillah, Pak Menteri merespons positif, terutama terkait desa penghasil lada kami. Beliau berencana berkunjung langsung ke Luwu Timur untuk memastikan program ini benar-benar menyentuh masyarakat,” ujar Irwan usai audiensi di Kantor Kemendes PDT.

Pandu Juara: Mesin Kemandirian Desa
Program Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera (Pandu Juara) menjadi senjata utama Irwan dalam mendorong kemajuan daerah. Program ini fokus pada pengolahan potensi lokal agar desa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan pusat, melainkan mampu memproduksi nilai tambah dari hasil buminya sendiri.

Mendes Yandri Susanto mengapresiasi keberanian Luwu Timur dalam menetapkan fokus komoditas. Menurutnya, lada dan kakao berbasis desa memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi industri desa yang berkelanjutan. Dukungan kementerian akan diarahkan pada penguatan tata kelola dan akses pasar bagi produk-produk unggulan tersebut.

Menanti Kunjungan Kerja Pusat
Rencana kunjungan Mendes Yandri ke Luwu Timur dalam waktu dekat menjadi sinyal kuat bahwa sinergi pusat-daerah sedang diakselerasi. Kunjungan ini diharapkan menjadi titik balik bagi para petani lada dan kakao di Luwu Timur untuk mendapatkan pendampingan teknologi dan jaringan offtaker yang lebih luas melalui skema Desa Tematik.

Dengan kolaborasi ini, Luwu Timur diprediksi akan menjadi percontohan nasional bagaimana sebuah daerah mampu mengubah komoditas perkebunan menjadi motor penggerak desa mandiri yang sejahtera.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sampah Jadi Berkah, Strategi Sumbar Menuju Indonesia Asri

6 Juni 2026 - 23:38 WIB

Atasi Kelangkaan, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan BBM Subsidi

6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pancasila Sebagai Jangkar Persatuan Masyarakat Desa

1 Juni 2026 - 17:35 WIB

Reformasi Birokrasi Sumbar: Kualitas Pelayanan Publik Kini Naik Kelas

30 Mei 2026 - 07:50 WIB

Dinsos Jombang Salurkan Bantuan ATENSI 2026 kepada 34 Penerima Manfaat untuk Kembangkan Usaha

26 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Trending di PEMDA