Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KOPDES MP · 15 Jul 2025 20:22 WIB ·

Koperasi Desa Merah Putih: Presiden Luncurkan 21 Juli!


					Koperasi Desa Merah Putih: Presiden Luncurkan 21 Juli! Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Peluncuran Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang semula dijadwalkan pada 19 Juli 2025, resmi diundur menjadi Senin, 21 Juli 2025. Penundaan ini dilakukan untuk memastikan partisipasi penuh dari berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas, menjelaskan alasan perubahan jadwal tersebut. “Memang rencana awalnya 19 Juli, tetapi itu hari Sabtu. Kami ingin penjelasan Presiden bisa diketahui dan diikuti oleh semua pihak,” kata Zulhas setelah rapat koordinasi persiapan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di kantornya di Jakarta, Selasa.

Zulhas menambahkan bahwa peluncuran pada hari kerja akan memungkinkan para gubernur, bupati, wali kota, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta pendamping desa untuk hadir dan menyimak arahan Presiden secara langsung. “Sehingga tidak ada alasan tidak bergabung. Ini hari kerja, arahan dari Presiden. Kalau Sabtu, biasanya ada yang ke daerah atau kunjungan kerja,” jelasnya.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 81 ribu Koperasi Desa (Kopdes) atau Kelurahan Merah Putih sudah terbentuk, dengan 77 ribu di antaranya telah memiliki badan hukum koperasi. Awalnya, peluncuran program penting ini direncanakan bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli, namun ditunda karena agenda Presiden di luar negeri.

Selain persiapan teknis peluncuran, Zulhas juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah melakukan penyempurnaan regulasi. Hal ini bertujuan agar tidak ada hambatan dalam operasional Kopdes setelah resmi diluncurkan. Salah satu poin penting regulasi adalah terkait enam gerai utama yang akan dijalankan oleh Kopdes.

Pertama, mengenai LPG, Zulhas menyebut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera menyelesaikan regulasi agar Kopdes dapat menjadi pangkalan resmi LPG. Kedua, terkait pupuk, peraturan juga akan disesuaikan sehingga Kopdes secara otomatis dapat berfungsi sebagai bank pupuk. Selain itu, regulasi gerai sembako juga sedang disiapkan agar Kopdes dapat memperoleh izin untuk menjual sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran ekonomi desa melalui koperasi.

Menjelang peluncuran, Zulhas menyebut sebanyak 103 Kopdes percontohan telah beroperasi dan tersebar di 38 provinsi serta 103 kabupaten. Ia memastikan bahwa 103 percontohan ini akan diluncurkan bersamaan dengan peluncuran program Kopdes Merah Putih pada 21 Juli mendatang. “Target kami, pada 28 Oktober 2025, 80 persen dari 80 ribu Kopdes itu sudah beroperasi,” pungkasnya optimis.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cara KUB Plasma Menjelutung Perdana Lestari Berbagi Berkah

26 Mei 2026 - 13:12 WIB

Seni Mengolah Keterbatasan Menjadi Modal Utama Koperasi Lodoyong

20 Mei 2026 - 12:19 WIB

Modal Integritas: Senjata Rahasia Koperasi Lodoyong Dobrak Pasar

20 Mei 2026 - 06:31 WIB

Kunci Sukses Koperasi Lodoyong: Pilih Figur Pemimpin yang ‘Ceto’

19 Mei 2026 - 19:22 WIB

Siasat Titip Jual Koperasi Lodoyong: Bisnis Minim Modal Hasil Maksimal

19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Strategi Hadapi Perang Dagang Akar Rumput Versi Koperasi Lodoyong

18 Mei 2026 - 13:48 WIB

Trending di KOPDES MP