Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 17 Des 2024 11:47 WIB ·

KKN UNG Berdayakan Warga Sukamaju, Sulap Sampah Jadi Karya Kreatif


					<em>Mahasiswa dan Dosen Pembimbing KKN-TI di Desa Sukamaju berpose bersama dengan masyarakat Desa Sukamaju dalam kegiatan pelatihan pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan</em> Perbesar

Mahasiswa dan Dosen Pembimbing KKN-TI di Desa Sukamaju berpose bersama dengan masyarakat Desa Sukamaju dalam kegiatan pelatihan pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan

Gorontalo [DESA MERDEKA] – Dalam upaya mengatasi permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Infrastruktur (KKN-TI) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah berhasil memberdayakan masyarakat Desa Sukamaju, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo. Melalui berbagai program inovatif, mahasiswa KKN-TI tidak hanya memberikan solusi terhadap masalah sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Salah satu program unggulan KKN-TI adalah pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi kerajinan tangan. Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga dan berhasil mengubah sampah yang selama ini dianggap sebagai masalah menjadi sumber penghasilan tambahan.

“Kami sangat antusias dengan pelatihan ini,” ujar salah seorang peserta pelatihan. “Selain mendapatkan ilmu baru, kami juga bisa menghasilkan karya yang bernilai ekonomis.”

Lebih dari Sekadar Pelatihan

KKN-TI di Desa Sukamaju tidak hanya fokus pada masalah sampah, tetapi juga pada berbagai isu lainnya seperti akses air bersih, sanitasi, dan tata ruang. Mahasiswa KKN-TI telah melakukan berbagai kegiatan, antara lain:

  • Pembuatan Peta Jalan Konservasi: Mahasiswa membuat peta jalan konservasi untuk mengidentifikasi area-area yang perlu dilindungi dan upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk melestarikannya.
  • Pembersihan Sumber Air: Mahasiswa membersihkan sumber air bersih dan melakukan penanaman pohon di sekitar sumber air untuk menjaga kualitas air.
  • Sosialisasi Kesehatan Lingkungan: Mahasiswa melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat.
  • Pembuatan Infrastruktur Desa: Mahasiswa membantu masyarakat dalam membangun infrastruktur desa, seperti bak sampah dan batas dusun.
Dampak Positif bagi Masyarakat

Program KKN-TI di Desa Sukamaju telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, antara lain:

  • Peningkatan kesadaran lingkungan: Masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengelola sampah dengan baik.
  • Peningkatan ekonomi masyarakat: Melalui pelatihan pengolahan sampah, masyarakat dapat menghasilkan produk kerajinan yang dapat dijual dan meningkatkan pendapatan keluarga.
  • Peningkatan kualitas hidup: Dengan adanya akses air bersih yang lebih baik dan lingkungan yang bersih, kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.
Kolaborasi yang Sukses

Keberhasilan program KKN-TI di Desa Sukamaju tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara mahasiswa, dosen pembimbing, pemerintah desa, dan masyarakat. Semua pihak bekerja sama dengan semangat gotong royong untuk mewujudkan desa yang lebih baik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Konsultasi Ranperda ke Kemendikdasmen, DPRD Sumbar Komit Lahirkan Perda Sesuai Kebutuhan

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Peran Guru Desa Jaga Kesehatan Mental Siswa

12 Juni 2026 - 10:25 WIB

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Malaka: Tantangan dan Harapan

9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jombang Pastikan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

9 Juni 2026 - 00:02 WIB

Pawai Katam Al-Qur’an, Investasi Karakter Generasi Muda Padang

7 Juni 2026 - 13:06 WIB

Literasi Digital Jadi Kunci SDM Desa Berdaya Saing

3 Juni 2026 - 09:25 WIB

Trending di PENDIDIKAN