Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 21 Okt 2025 18:15 WIB ·

Kekuatan Gotong Royong: Banyumas-Tzu Chi Wujudkan Ratusan Rumah Layak


					Kekuatan Gotong Royong: Banyumas-Tzu Chi Wujudkan Ratusan Rumah Layak Perbesar

Banyumas, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Yayasan Buddha Tzu Chi menggelar seremoni serah terima kunci rumah dalam program ‘Bebenah Kampung’ atau Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Acara yang bertempat di Desa Somakaton, Kecamatan Somagede, Selasa (21/10/2025), mengusung tema penting: “Sehat Lingkungan, Sehat Keluarga, Sehat Ekonomi”, yang menggambarkan tujuan komprehensif program ini.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, hadir langsung dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berpartisipasi, terutama Yayasan Buddha Tzu Chi. Organisasi kemanusiaan ini telah memberikan bantuan nyata berupa renovasi 132 rumah warga pada tahap pertama, dari total 500 rumah yang direncanakan.

Bupati Sadewo menyoroti keberhasilan program ini yang tak lepas dari peran serta masyarakat. “Yayasan Buddha Tzu Chi mungkin agak kaget di Banyumas, karena dengan anggaran Rp30 juta saja bisa terwujud rumah seperti ini. Di Jakarta, mungkin tidak semaksimal ini hasilnya,” ujar Sadewo. Ia memuji kekuatan sosial lokal, di mana warga aktif bergotong royong. “Kurang gelugu, dikirimi. Kurang pasir, ada yang menyumbang. Ini contoh kekuatan sosial kita,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Sadewo juga mengingatkan warga penerima bantuan untuk merawat rumah mereka dengan baik, mengingat tantangan besar yang masih dihadapi Banyumas, yaitu masih tercatatnya sekitar 45.000 RTLH. Untuk mengatasi kesenjangan ini, ia berharap bantuan serupa dapat terus mengalir. Bupati secara terbuka mengajak pihak swasta dan perusahaan besar untuk menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke Banyumas.

“Saya siapkan lahan dan warganya, tapi saya tidak punya dananya. Jadi kalau bisa, bantuan CSR dari Jakarta bisa meluncur ke Banyumas. Ini juga mendukung program nasional Pak Prabowo, yakni pembangunan 3 juta rumah,” tegasnya, menghubungkan program daerah dengan inisiatif strategis nasional.

Sementara itu, Koordinator Yayasan Buddha Tzu Chi, Luis, menyampaikan filosofi kepedulian yang mendasari keterlibatan mereka. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan murni sebagai wujud kasih sayang sesama manusia, tanpa mengharapkan balasan. “Kami tidak meminta balasan, hanya memohon agar rumah tersebut dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Pepatah mengatakan, di mana pun kita dilahirkan, kita semua adalah saudara,” ucap Luis.

Program ‘Bebenah Kampung’ ini adalah hasil kolaborasi apik antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga sosial. Kegiatan ini bertujuan ganda: memberikan tempat tinggal yang layak dan berkualitas, serta mendorong kesehatan lingkungan, kesejahteraan keluarga, dan ketahanan ekonomi bagi penerima bantuan.

Acara serah terima ini turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Banyumas, Sakti, perwakilan Tzu Chi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga penerima bantuan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Simalakama di Kaki Bromo: Saat Penegak Adat Dibui Hukum Negara

8 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Ironi Desa Budaya Bantul Antara Pelestarian Dan Birokrasi

7 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Sengketa Lahan Lempuing Jaya dan Sengkarut Arsip Desa

31 Juli 2026 - 20:33 WIB

Nestapa Subari: Sisi Lain Keadilan Restoratif Desa Trangkil

31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Minta Maaf Tak Cukup, Sanksi Adat Menanti di Kuranji

30 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menanti Negara Mengakui Batas Administrasi Wilayah Adat Desa Darmo

29 Juli 2026 - 16:27 WIB

Trending di SOSBUD