Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

SOSBUD · 21 Okt 2025 18:15 WIB ·

Kekuatan Gotong Royong: Banyumas-Tzu Chi Wujudkan Ratusan Rumah Layak


					Kekuatan Gotong Royong: Banyumas-Tzu Chi Wujudkan Ratusan Rumah Layak Perbesar

Banyumas, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Yayasan Buddha Tzu Chi menggelar seremoni serah terima kunci rumah dalam program ‘Bebenah Kampung’ atau Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Acara yang bertempat di Desa Somakaton, Kecamatan Somagede, Selasa (21/10/2025), mengusung tema penting: “Sehat Lingkungan, Sehat Keluarga, Sehat Ekonomi”, yang menggambarkan tujuan komprehensif program ini.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, hadir langsung dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berpartisipasi, terutama Yayasan Buddha Tzu Chi. Organisasi kemanusiaan ini telah memberikan bantuan nyata berupa renovasi 132 rumah warga pada tahap pertama, dari total 500 rumah yang direncanakan.

Bupati Sadewo menyoroti keberhasilan program ini yang tak lepas dari peran serta masyarakat. “Yayasan Buddha Tzu Chi mungkin agak kaget di Banyumas, karena dengan anggaran Rp30 juta saja bisa terwujud rumah seperti ini. Di Jakarta, mungkin tidak semaksimal ini hasilnya,” ujar Sadewo. Ia memuji kekuatan sosial lokal, di mana warga aktif bergotong royong. “Kurang gelugu, dikirimi. Kurang pasir, ada yang menyumbang. Ini contoh kekuatan sosial kita,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Sadewo juga mengingatkan warga penerima bantuan untuk merawat rumah mereka dengan baik, mengingat tantangan besar yang masih dihadapi Banyumas, yaitu masih tercatatnya sekitar 45.000 RTLH. Untuk mengatasi kesenjangan ini, ia berharap bantuan serupa dapat terus mengalir. Bupati secara terbuka mengajak pihak swasta dan perusahaan besar untuk menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke Banyumas.

“Saya siapkan lahan dan warganya, tapi saya tidak punya dananya. Jadi kalau bisa, bantuan CSR dari Jakarta bisa meluncur ke Banyumas. Ini juga mendukung program nasional Pak Prabowo, yakni pembangunan 3 juta rumah,” tegasnya, menghubungkan program daerah dengan inisiatif strategis nasional.

Sementara itu, Koordinator Yayasan Buddha Tzu Chi, Luis, menyampaikan filosofi kepedulian yang mendasari keterlibatan mereka. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan murni sebagai wujud kasih sayang sesama manusia, tanpa mengharapkan balasan. “Kami tidak meminta balasan, hanya memohon agar rumah tersebut dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Pepatah mengatakan, di mana pun kita dilahirkan, kita semua adalah saudara,” ucap Luis.

Program ‘Bebenah Kampung’ ini adalah hasil kolaborasi apik antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga sosial. Kegiatan ini bertujuan ganda: memberikan tempat tinggal yang layak dan berkualitas, serta mendorong kesehatan lingkungan, kesejahteraan keluarga, dan ketahanan ekonomi bagi penerima bantuan.

Acara serah terima ini turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Banyumas, Sakti, perwakilan Tzu Chi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga penerima bantuan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Relawan Pemprov Sumbar Bersihkan Rumah Warga Terdampak Bencana

4 Desember 2025 - 08:27 WIB

Al-Khair Foundation Salurkan Bantuan Rp600 Juta untuk Sumbar

4 Desember 2025 - 04:42 WIB

Swasta Bantu Korban Bencana: Apical dan Tidar Serahkan Bantuan

3 Desember 2025 - 09:56 WIB

Ngejalang Fest: Pesisir Barat Raih Penghargaan Desa Budaya Nasional

2 Desember 2025 - 11:48 WIB

Charoen Pokphand Bantu Korban Bencana di Sumatera Barat

1 Desember 2025 - 15:40 WIB

Jawa Timur Sumbang Rp2,5 Miliar Bantu Pemulihan Bencana Sumbar

1 Desember 2025 - 13:43 WIB

Trending di SOSBUD