Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 21 Feb 2025 19:20 WIB ·

Kantor Desa Mlirip Jadi Laboratorium Pangan, Panen Terong di Halaman


					Kantor Desa Mlirip Jadi Laboratorium Pangan, Panen Terong di Halaman Perbesar

Mlirip, Jetis, Mojokerto, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Pemerintah Desa (Pemdes) Mlirip, Kecamatan Jetis, sukses mendobrak stigma halaman kantor desa yang kaku menjadi lahan produktif. Pada Selasa (20/02/2025), halaman kantor desa tersebut “disulap” menjadi kebun sayur yang menghasilkan panen terong ungu perdana. Inisiatif ini merupakan bagian dari gerakan mengubah lahan tidur menjadi lumbung pangan mandiri.

Dalam panen perdana tersebut, sekitar 10 kilogram terong ungu berkualitas berhasil dipetik dari sistem tanam polybag. Meski dilakukan di lahan terbatas, hasilnya membuktikan bahwa efisiensi tanam tidak memerlukan kebun yang luas, melainkan kreativitas dalam pemanfaatan ruang.

Inspirasi dari Kantor untuk Meja Makan Warga
Kepala Desa Mlirip, Purwanto, menegaskan bahwa kebun di halaman kantor ini adalah “percontohan hidup” bagi masyarakat. Tujuannya jelas: jika kantor desa bisa melakukannya, maka setiap rumah warga pun pasti bisa.

“Panen ini adalah pesan bagi warga. Kami ingin menginspirasi mereka untuk menanam sayuran di lahan-lahan yang tidak terpakai di sekitar rumah. Minimal, hasilnya bisa langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan masak sehari-hari,” ujar Purwanto.

Ekspansi Gerakan ke Tingkat RT dan RW
Program ini tidak berhenti di halaman balai desa saja. Pemdes Mlirip berencana membawa gerakan pemanfaatan lahan kosong ini hingga ke level RT dan RW. Warga dibebaskan memilih jenis sayuran yang akan ditanam, menyesuaikan dengan kebutuhan keluarga atau potensi pasar lokal.

Langkah kecil namun signifikan ini dianggap sebagai solusi konkret ketahanan pangan tingkat mikro. Selain memberikan bantuan berupa contoh nyata, Pemdes Mlirip berkomitmen memberikan pendampingan teknis bagi warga yang ingin memulai bercocok tanam di pekarangan masing-masing.

Melalui kemandirian pangan skala rumah tangga, Desa Mlirip berupaya menekan pengeluaran belanja dapur sekaligus meningkatkan kualitas asupan gizi masyarakat. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan desa yang lebih hijau, produktif, dan mandiri secara ekonomi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN