Kampar, Riau [DESA MERDEKA] – Aktivitas mudik dan mobilitas tinggi menjelang Idulfitri 1447 H di Desa Tarai Bangun dipastikan bakal lebih nyaman. Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini tengah menggeber pengerjaan Jalan Suka Karya, jalur vital di Kecamatan Tambang yang selama ini dikeluhkan karena rawan rusak. Targetnya ambisius: jalan tersebut harus sudah mulus sebelum hari raya tiba.
Perbaikan ini bukan sekadar tambal sulam biasa. Mengingat padatnya arus kendaraan, pemerintah menerapkan teknik peninggian badan jalan (rise up) sepanjang 300 meter untuk mengatasi kontur tanah yang rendah. Langkah ini diambil guna memastikan jalan tidak hanya cantik di permukaan, tetapi juga kokoh menghadapi genangan air dan beban kendaraan.
Solusi Strategis di Jalur Padat
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menegaskan bahwa percepatan ini adalah respon langsung terhadap kebutuhan mendesak warga. Sebagai urat nadi ekonomi, Jalan Suka Karya menjadi tumpuan bagi masyarakat Tarai Bangun untuk bekerja dan berusaha.
“Pengerjaan sudah dimulai dan dalam hitungan hari akan segera dilakukan pengaspalan menggunakan hotmix. Intinya, sebelum Hari Raya Idulfitri, manfaatnya sudah bisa dirasakan langsung oleh warga,” ujar Ahmad Yuzar di sela agenda Safari Ramadhan di Bangkinang Kota, Jumat (13/3/2026).
Gerak Cepat PUPR di Lapangan
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kampar bertindak sebagai eksekutor yang menjaga ritme pekerjaan di lapangan. Selain peninggian jalan, tim teknis juga menyisir lubang-lubang kritis sepanjang 30 meter untuk dilakukan perbaikan tambal sulam yang presisi.
Pj. Kepala Dinas PUPR Kampar, Afruddin Amga, menyatakan pihaknya bekerja ekstra agar tenggat waktu pengerjaan tidak meleset. Kecepatan pengerjaan ini krusial mengingat lonjakan mobilitas warga biasanya terjadi secara drastis pada H-3 lebaran. Dengan akses yang lancar, roda ekonomi lokal diharapkan tetap berputar kencang meski di tengah padatnya arus mudik.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.