Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

IPTEK · 30 Mei 2025 04:29 WIB ·

Internet Kaltim Merata, 800 Desa Terpencil Bakal Online!


					Ilustrasi Internet Desa Perbesar

Ilustrasi Internet Desa

Samarinda [DESA MERDEKA]Akses internet di pelosok Kalimantan Timur akan segera merata! Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menargetkan pembangunan 800 titik koneksi Internet Desa Kaltim hingga akhir tahun 2025. Program ambisius ini memprioritaskan desa-desa terpencil yang selama ini belum terjangkau jaringan konvensional, sebagai wujud nyata komitmen Pemprov dalam pemerataan akses informasi dan komunikasi digital.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang TIK dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Bambang Kukilo, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program “Gratispol”. Sosialisasi telah dimulai, menyasar para kepala desa di wilayah Kutai Barat, seperti yang dilakukan di Pemerintah Kabupaten Kutai Barat pada Rabu (28/5/2025). Sosialisasi ini penting demi mewujudkan target 190 desa di Kutai Barat dapat terjangkau internet pada tahun 2025.

Menariknya, Pemprov Kaltim menyiapkan penghargaan khusus bagi desa-desa yang aktif dan produktif dalam memanfaatkan layanan Internet Desa Kaltim. “Kami akan memberi penghargaan kepada desa yang benar-benar memanfaatkan fasilitas ini secara produktif,” ujar Bambang. Penghargaan tersebut berupa penambahan bandwidth, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif desa dalam mengoptimalkan konektivitas digital.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kutai Barat, Rustam, mengungkapkan bahwa sekitar 30 kampung di wilayahnya masih belum teraliri listrik PLN. Kondisi ini membuat Pemprov memprioritaskan wilayah-wilayah terjauh dari ibu kota kabupaten untuk pelaksanaan program ini. “Saat ini terdapat 30 kampung yang belum teraliri listrik dari PLN. Karena itu, kami memprioritaskan desa-desa terjauh dari ibu kota kabupaten untuk tahap awal pelaksanaan,” tambah Rustam.

Pemasangan koneksi internet akan dimulai pada awal Juni 2025. Dari target 800 titik koneksi internet desa, sebanyak 30 titik di antaranya akan menggunakan teknologi satelit Starlink. Teknologi ini dipilih khusus untuk daerah dengan medan geografis sulit dan tanpa jangkauan jaringan konvensional, memastikan akses digital merata bahkan di lokasi paling terpencil sekalipun.

Untuk menjamin kelancaran operasional di lapangan, setiap kecamatan akan memiliki teknisi Unit Manajemen Sistem (UMS) yang bertugas menangani gangguan teknis. Dinda Annisa, Account Manager dari Telkom, menegaskan komitmen pihaknya untuk memastikan ketersediaan teknisi di setiap kecamatan guna mempercepat respons jika terjadi kendala.

Program ini tidak berhenti pada pemasangan semata. Pemprov Kaltim juga akan melakukan pemantauan pascainstalasi untuk memastikan layanan internet digunakan secara bergilir dan berkelanjutan oleh masyarakat desa. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, penyedia layanan, dan masyarakat, program Internet Desa Kaltim diharapkan menjadi solusi strategis untuk menjembatani kesenjangan digital. Lebih jauh, inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berbasis teknologi, membawa Kaltim menuju era digital yang inklusif.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Proyek Internet Desa: Ladang Cuan Vendor, Perangkat Cepat Modar

9 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Tinggalkan Semaian Alami Petani Solok Uji Tanam Instan

29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Padi Semi Organik Kemetul: Panen Melimpah, Petani Sumringah

28 Juli 2026 - 13:55 WIB

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Trending di IPTEK