Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

IPTEK · 16 Nov 2025 05:24 WIB ·

Mahasiswa Unnes Luncurkan Rocket Stove Solusi Sampah Desa Susukan


					Mahasiswa Unnes Luncurkan Rocket Stove Solusi Sampah Desa Susukan Perbesar

Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Mahasiswa Giat 13 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes) meluncurkan inovasi rocket stove ramah lingkungan di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Desa Susukan. Alat pembakaran efisien ini hadir sebagai solusi konkret atas permasalahan penumpukan sampah di desa tersebut. Rocket stove ini dirancang khusus untuk menangani sampah kering yang masih tercampur dengan sampah basah, sehingga kerap menyebabkan volume sampah di TPS melebihi kapasitas dan membebani proses pengangkutan.

Inisiasi pembangunan rocket stove ini berawal dari observasi tim KKN terhadap kondisi TPS yang sering overload. Sampah kering yang seharusnya dapat diolah atau dikurangi volumenya lebih awal, belum tertangani secara terpisah, sehingga volume sampah keseluruhan terus meningkat. Mahasiswa Giat 13 kemudian mengambil langkah proaktif dengan membangun fasilitas pembakaran yang dinilai lebih efisien dan meminimalkan polusi.

Dukungan Penuh Perangkat Desa
Sebelum merealisasikan program ini, Tim KKN Unnes Giat 13 terlebih dahulu melakukan audiensi dengan perangkat Desa Susukan dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Program inovatif ini mendapat sambutan positif dan persetujuan karena dinilai mampu membantu meringankan beban pengangkutan sampah serta memperbaiki sistem pengelolaan di TPS Desa Susukan secara keseluruhan.

Perwakilan tim KKN menjelaskan, tujuan utama inovasi ini adalah efisiensi. “Rocket stove ini dirancang agar proses pembakaran sampah kering dapat berlangsung jauh lebih efisien dengan emisi yang jauh lebih minim. Kami berharap alat ini dapat menjadi titik awal bagi TPS untuk mulai mengurangi volume sampah secara mandiri dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Dengan sistem pembakaran yang lebih baik, rocket stove diharapkan dapat mengurangi volume sampah kering secara signifikan sebelum diangkut, sehingga dapat memperpanjang usia TPS dan mengurangi frekuensi pengangkutan yang biayanya cukup tinggi.

Sosialisasi Penggunaan Berkelanjutan
Selain fokus pada pembangunan fisik fasilitas tersebut, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi dan pelatihan kepada pengelola TPS dan pengurus desa mengenai cara penggunaan dan perawatan rocket stove. Pelatihan ini penting untuk memastikan alat tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan efektif dalam jangka panjang, bukan hanya sebatas proyek sementara.

Masyarakat dan pengurus desa menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi rocket stove ini. Mereka berharap penerapannya dapat menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, mandiri, dan tentunya ramah lingkungan. Kehadiran rocket stove ini diharapkan dapat mendorong Desa Susukan bergerak maju dalam mewujudkan tata kelola persampahan yang lebih baik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 59 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Modal Dengkul Hasil Sawah: Rahasia Sukses Kandang Komunal Kadirejo

13 April 2026 - 17:47 WIB

Sitinjau Lauik Merdeka Sinyal: Mudik 2026 Makin Aman

20 Maret 2026 - 21:32 WIB

Algoritma Baru Google: Angin Segar Buat Berita Desa

19 Maret 2026 - 11:26 WIB

Ubah Limbah Jeruk Busuk Jadi Minyak Atsiri Bernilai

16 Maret 2026 - 10:14 WIB

Bakteri Indigeneus: Kunci Cuan Akuaponik di Lahan Sempit

13 Maret 2026 - 19:03 WIB

Trending di IPTEK