Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

IPTEK · 12 Jul 2025 17:28 WIB ·

Internet Gratis Jateng: Perkuat Digitalisasi Desa, Dorong Ekonomi!


					Internet Gratis Jateng: Perkuat Digitalisasi Desa, Dorong Ekonomi! Perbesar

Sukoharjo, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus menggenjot transformasi digital dengan menyediakan layanan internet gratis bagi masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya menyasar area publik seperti terminal dan taman kota, tetapi juga memprioritaskan wilayah pedesaan yang belum terjangkau internet.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng, Dikki Rulli Perkasa, menjelaskan bahwa program internet desa merupakan salah satu komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dalam membangun Jawa Tengah melalui pendekatan dari desa.

Pembangunan infrastruktur dan jaringan internet ini akan dilaksanakan di 505 desa yang masih termasuk blank spot atau belum terjangkau akses internet. Pengerjaan proyek besar ini akan dilakukan secara bertahap, dimulai pada 2025 hingga 2029.

Berdasarkan data Diskominfo Jateng, pada 2022 terdapat 997 titik blank spot di seluruh Jawa Tengah. Hingga 2025, sebanyak 492 desa telah berhasil dibangun fasilitas internet gratis. Ini menyisakan 505 titik yang masih perlu diintervensi oleh program pemerintah.

Untuk tahun 2025 saja, Diskominfo Jateng menargetkan pembangunan internet di 170 desa blank spot. Sebagian dari target tersebut sudah terpasang, namun masih ada 91 titik lain yang akan segera diberikan akses.

“Untuk program internet desa tahun ini, kami fokus pada 170 titik. Ini mencakup 70 desa blank spot, 50 desa wisata, dan 50 desa dengan kemiskinan ekstrem atau desa dampingan OPD kita,” terang Dikki usai acara Monitoring dan Evaluasi Layanan Internet di Area Publik di Terminal Sukoharjo, Jumat (11/7/2025).

Dikki juga menerangkan bahwa program internet desa ini bertujuan utama memberikan pelayanan berbasis digital kepada masyarakat. Tujuannya adalah mendukung berbagai kegiatan produktif yang diharapkan mampu menumbuhkan geliat ekonomi desa.

Menurut Dikki, teknologi internet kini telah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, Pemprov Jateng berupaya memperkuat ekosistem digital melalui program internet gratis ini. “Pembangunan internet desa ini esensinya sama, yaitu bagaimana layanan digital yang berkaitan dengan transformasi itu bisa sampai ke tingkat desa,” ungkapnya.

Diharapkan, program ini akan menjadi sistem pendukung (support system) bagi aktivitas perekonomian masyarakat desa. Selain itu, program ini juga direncanakan akan diintegrasikan dengan program unggulan Gubernur lainnya, yaitu Kartu Zilenial dan Kecamatan Berdaya.

“Harapannya, sesuai dengan yang disampaikan Pak Gubernur Ahmad Luthfi untuk program prioritasnya, desa-desa blank spot akan kita beri akses internet gratis,” pungkas Dikki, menegaskan komitmen Pemprov Jateng untuk pemerataan akses digital.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Proyek Internet Desa: Ladang Cuan Vendor, Perangkat Cepat Modar

9 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Tinggalkan Semaian Alami Petani Solok Uji Tanam Instan

29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Padi Semi Organik Kemetul: Panen Melimpah, Petani Sumringah

28 Juli 2026 - 13:55 WIB

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Trending di IPTEK