Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

IPTEK · 15 Mar 2025 09:26 WIB ·

Internet Gratis 24 Jam untuk 841 Desa di Kaltim, Prioritas Layanan Publik


					<em>Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan rencana internet gratis di 841 desa, Jumat (14/3/2025).</em> Perbesar

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan rencana internet gratis di 841 desa, Jumat (14/3/2025).

Samarinda [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mempersiapkan fasilitas internet gratis yang akan menjangkau 841 desa di seluruh wilayahnya. Langkah awal, fasilitas ini diprioritaskan untuk lokasi pelayanan publik melalui access point atau hotspot WiFi yang tersedia gratis selama 24 jam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa pengadaan internet gratis ini akan dilaksanakan secara bertahap. “Pengadaan internet gratis masih dalam pembahasan, dan akan dilakukan bertahap. Prioritas utama adalah desa-desa tertinggal di Kaltim, seperti Kutai Barat dan Mahakam Ulu,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kaltim, Jumat (14/3/2025).

Faisal menambahkan, titik WiFi internet gratis akan dipasang di tempat-tempat pelayanan publik seperti kantor desa, puskesmas, dan sekolah. “Setelah pemasangan di fasilitas publik, akses WiFi akan dibuka untuk masyarakat sekitar selama 24 jam,” katanya.

Pemprov Kaltim akan menanggung tagihan fasilitas internet gratis ini selama 5 tahun ke depan, sesuai masa kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Pemasangan akan menggunakan dua sistem, yaitu kabel fiber optik dan layanan internet satelit. “Untuk desa yang tidak terjangkau fiber optik, akan digunakan satelit seperti VSAT atau Starlink,” jelas Faisal.

Penggunaan satelit, terutama Starlink, menghadapi tantangan di desa yang belum memiliki listrik. “Jika menggunakan Starlink, tenaga surya diperlukan sebagai pembangkit listrik,” tambahnya.

Desa yang sudah memiliki jaringan fiber optik akan langsung dibayarkan tagihannya oleh Pemprov Kaltim. Anggaran untuk program ini telah disiapkan dalam APBD Kaltim 2025, meskipun nilai pastinya masih dalam pembahasan.

Diskominfo Kaltim akan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), pemerintah desa, dan stakeholder terkait. “Kami akan memetakan kebutuhan dan mengurus regulasi yang diperlukan, serta membuat MoU dengan pemerintah kabupaten/kota,” jelas Faisal.

Pemasangan internet gratis ditargetkan mulai dikerjakan pada Mei 2024. “Tahap pembahasan masih berlangsung. Prioritas kami adalah pelayanan publik yang cepat dan baik,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Proyek Internet Desa: Ladang Cuan Vendor, Perangkat Cepat Modar

9 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Tinggalkan Semaian Alami Petani Solok Uji Tanam Instan

29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Padi Semi Organik Kemetul: Panen Melimpah, Petani Sumringah

28 Juli 2026 - 13:55 WIB

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Trending di IPTEK