Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

IPTEK · 12 Jul 2025 18:13 WIB ·

PDI-P Padang Pariaman Adaptasi “Sawah Pokok Murah” demi Petani


					Rombongan DPC PDI Perjuangan Padang Pariaman Tinjau Sawah Pokok Murah milik Sarbaini. Perbesar

Rombongan DPC PDI Perjuangan Padang Pariaman Tinjau Sawah Pokok Murah milik Sarbaini.

Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Padang Pariaman pada Sabtu (12/7/2025) menggerakkan kadernya untuk mempelajari langsung sistem “Sawah Pokok Murah”. Kegiatan ini bertujuan mengadopsi metode pertanian yang efisien dan ramah lingkungan tersebut di wilayah mereka, demi kemajuan sektor pertanian lokal.

Seluruh kader dan pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Padang Pariaman berkumpul di kediaman Sarbaini, Ketua Kelompok Tani Sungai Pinang, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai. Sarbaini sendiri merupakan salah satu dari 11 anggota Tim Pakar Sawah Pokok Murah yang secara resmi di SK-kan oleh Yayasan Dangau Inspirasi pada 12 Desember 2024 lalu, menunjukkan keahliannya di bidang ini.

Dalam penjelasannya, Sarbaini memaparkan berbagai keunggulan sistem Sawah Pokok Murah. “Sistem ini mudah, murah, hemat tenaga, hemat biaya, dan ramah lingkungan,” tegasnya. Ia merinci bahwa kemudahan didapat karena prosesnya tidak memerlukan olah tanah. Biaya lebih rendah karena petani dapat mengerjakannya sendiri atau bersama keluarga. Selain itu, sistem ini juga menghemat tenaga karena tidak perlu memupuk dan menyiang secara intensif.

PDI-P Padang Pariaman Gelar Studi Komparatif Sawah Pokok Murah, Sabtu (12/07/2025) di Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman.

Penghematan biaya terasa signifikan lantaran tidak ada ongkos membajak sawah, membeli pupuk dalam jumlah besar, atau upah menyiang. “Terakhir, ini ramah lingkungan karena tidak ada polusi dari mesin bajak sawah,” pungkas Sarbaini penuh semangat, menekankan dampak positif terhadap ekosistem.

Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan Padang Pariaman, H. Erdi Janur, S.H., menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan ini. “Kami datang ke tempat Pak Sarbaini sebagai kegiatan studi komparatif atas pelaksanaan Sawah Pokok Murah yang sudah dilakukan selama ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi ajang belajar bagi para kader agar nantinya dapat menerapkan sistem pertanian inovatif ini di wilayah masing-masing, mempercepat adopsi praktik baik di seluruh Padang Pariaman.

Kunjungan rombongan DPC PDI Perjuangan Padang Pariaman diakhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi sawah milik Sarbaini, yang letaknya tak jauh dari kediamannya. Peninjauan lapangan ini memberikan gambaran konkret tentang implementasi sistem dan potensi manfaatnya bagi petani di Padang Pariaman.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 283 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Modal Dengkul Hasil Sawah: Rahasia Sukses Kandang Komunal Kadirejo

13 April 2026 - 17:47 WIB

Sitinjau Lauik Merdeka Sinyal: Mudik 2026 Makin Aman

20 Maret 2026 - 21:32 WIB

Algoritma Baru Google: Angin Segar Buat Berita Desa

19 Maret 2026 - 11:26 WIB

Trending di IPTEK