Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 22 Agu 2023 15:24 WIB ·

Ibu Rumah Tangga Bangka Belitung Jadi Pilar Ekonomi Baru


					Ibu Rumah Tangga Bangka Belitung Jadi Pilar Ekonomi Baru Perbesar

Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung [DESA MERDEKA] Program “Gelari Pelangi” kini bukan sekadar deretan kata dalam rencana induk PKK, melainkan menjadi strategi jitu untuk menyulap dapur rumah tangga menjadi unit ekonomi produktif. Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kepulauan Bangka Belitung, Maya Suganda Pasaribu, menegaskan bahwa pemberdayaan keluarga melalui koperasi adalah kunci untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan mandiri secara finansial.

Dalam kegiatan Penumbuhan Kesadaran Berkoperasi di Hotel Cordela, Pangkalpinang, Selasa (22/8/2023), Maya menjelaskan bahwa Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) dirancang untuk memutus rantai ketergantungan ekonomi melalui sinergi dari tingkat pusat hingga desa.

“Semangat kami adalah mewujudkan keluarga yang berdaya secara ekonomi serta berkualitas dari segi pendidikan dan keterampilan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat Babel,” ujar Maya Suganda.

Koperasi PKK: Lebih dari Sekadar Simpan Pinjam
Sudut pandang menarik muncul saat Maya menyoroti koperasi sebagai “guru perekonomian” yang dilindungi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992. Menurutnya, koperasi PKK tidak hanya berfungsi untuk simpan pinjam, tetapi berperan sebagai wadah manajemen profesional untuk mengelola potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan SDM lokal.

Berikut adalah tujuan strategis dari pengembangan koperasi di bawah payung PKK:

  • Legalitas Usaha: Mendorong kegiatan ekonomi masyarakat memiliki badan hukum yang sah.
  • Manajemen Profesional: Meningkatkan kemampuan kader dalam mengelola keuangan dan organisasi.
  • Etalase Produk Lokal: Menjadi jembatan bagi produk UMKM dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK agar menembus pasar yang lebih luas.
  • Penyerap Tenaga Kerja: Menciptakan lapangan pekerjaan baru di tingkat desa melalui unit-unit usaha kreatif.

Menantang Peran Kepala Desa
Maya Suganda juga melontarkan pesan kuat kepada para pemangku kebijakan di tingkat akar rumput. Ia mengharapkan dukungan nyata dari kepala desa maupun lurah untuk tidak ragu mengalokasikan anggaran bagi kegiatan PKK. Dukungan finansial ini dinilai krusial untuk mengadakan pelatihan manajemen koperasi bagi kader.

Tanpa kompetensi yang mumpuni dan keragaman produk yang dihasilkan, koperasi akan sulit bersaing. Oleh karena itu, diversifikasi produk dan penguatan literasi digital bagi anggota PKK menjadi agenda utama yang harus didorong bersama.

“Koperasi PKK harus bisa menciptakan lapangan kerja dan membantu memasarkan produk keluarga. Kita ingin menghapus kesan bahwa PKK hanya sekadar kumpul-kumpul, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi riil,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM