Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 22 Agu 2023 15:24 WIB ·

Ibu Rumah Tangga Bangka Belitung Jadi Pilar Ekonomi Baru


					Ibu Rumah Tangga Bangka Belitung Jadi Pilar Ekonomi Baru Perbesar

Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung [DESA MERDEKA] Program “Gelari Pelangi” kini bukan sekadar deretan kata dalam rencana induk PKK, melainkan menjadi strategi jitu untuk menyulap dapur rumah tangga menjadi unit ekonomi produktif. Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kepulauan Bangka Belitung, Maya Suganda Pasaribu, menegaskan bahwa pemberdayaan keluarga melalui koperasi adalah kunci untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan mandiri secara finansial.

Dalam kegiatan Penumbuhan Kesadaran Berkoperasi di Hotel Cordela, Pangkalpinang, Selasa (22/8/2023), Maya menjelaskan bahwa Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) dirancang untuk memutus rantai ketergantungan ekonomi melalui sinergi dari tingkat pusat hingga desa.

“Semangat kami adalah mewujudkan keluarga yang berdaya secara ekonomi serta berkualitas dari segi pendidikan dan keterampilan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat Babel,” ujar Maya Suganda.

Koperasi PKK: Lebih dari Sekadar Simpan Pinjam
Sudut pandang menarik muncul saat Maya menyoroti koperasi sebagai “guru perekonomian” yang dilindungi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992. Menurutnya, koperasi PKK tidak hanya berfungsi untuk simpan pinjam, tetapi berperan sebagai wadah manajemen profesional untuk mengelola potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan SDM lokal.

Berikut adalah tujuan strategis dari pengembangan koperasi di bawah payung PKK:

  • Legalitas Usaha: Mendorong kegiatan ekonomi masyarakat memiliki badan hukum yang sah.
  • Manajemen Profesional: Meningkatkan kemampuan kader dalam mengelola keuangan dan organisasi.
  • Etalase Produk Lokal: Menjadi jembatan bagi produk UMKM dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK agar menembus pasar yang lebih luas.
  • Penyerap Tenaga Kerja: Menciptakan lapangan pekerjaan baru di tingkat desa melalui unit-unit usaha kreatif.

Menantang Peran Kepala Desa
Maya Suganda juga melontarkan pesan kuat kepada para pemangku kebijakan di tingkat akar rumput. Ia mengharapkan dukungan nyata dari kepala desa maupun lurah untuk tidak ragu mengalokasikan anggaran bagi kegiatan PKK. Dukungan finansial ini dinilai krusial untuk mengadakan pelatihan manajemen koperasi bagi kader.

Tanpa kompetensi yang mumpuni dan keragaman produk yang dihasilkan, koperasi akan sulit bersaing. Oleh karena itu, diversifikasi produk dan penguatan literasi digital bagi anggota PKK menjadi agenda utama yang harus didorong bersama.

“Koperasi PKK harus bisa menciptakan lapangan kerja dan membantu memasarkan produk keluarga. Kita ingin menghapus kesan bahwa PKK hanya sekadar kumpul-kumpul, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi riil,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sambut Ramadan, Ratusan Warga Sumberdadi Larut dalam Khidmatnya Tradisi “Geren Masal”

12 Februari 2026 - 18:33 WIB

Gula Aren Pacitan Mendunia: Bukan Superman, Tapi Supertim Desa!

12 Februari 2026 - 15:35 WIB

Lobi Senyap Eks Ketua Komisi V Tembus Pintu Istana

12 Februari 2026 - 15:28 WIB

Kalung Hitam Suryokoco: Simbol Perlawanan 805 TPP di Istana

12 Februari 2026 - 13:33 WIB

Horor Banyumas Mendunia: Pocong Merah Siap Teror Bioskop Nasional

12 Februari 2026 - 13:22 WIB

Lahirkan Hakim Desa: Kades di Sulbar Kini Jadi Paralegal

12 Februari 2026 - 04:21 WIB

Trending di RAGAM