Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

IPTEK · 31 Jan 2025 20:45 WIB ·

Ibu-ibu Desa Bancar, Kreatif Olah Ikan Lele Jadi Berbagai Menu Unik


					Ibu-ibu Desa Bancar, Kreatif Olah Ikan Lele Jadi Berbagai Menu Unik Perbesar

Ponorogo, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Kreativitas ibu-ibu rumah tangga di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, semakin terasah. Mereka kini mampu menyulap ikan lele yang selama ini dianggap biasa menjadi berbagai hidangan lezat dan bergizi. Berkat pelatihan pengolahan ikan lele yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK, ikan lele yang sebelumnya hanya diolah dengan cara digoreng kini disulap menjadi berbagai menu inovatif.

“Dulu, ikan lele hanya itu-itu saja olahannya. Sekarang, kami bisa membuat berbagai macam makanan dari ikan lele, seperti kaki naga lele, abon lele, keripik kulit lele, bahkan stik tulang lele,” ujar salah seorang peserta pelatihan dengan antusias.

Pelatihan yang digelar pada Rabu, 30 Januari 2025, ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang mayoritas adalah ibu rumah tangga. Materi pelatihan meliputi berbagai teknik pengolahan ikan lele, mulai dari pembersihan hingga pengolahan menjadi produk olahan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu dalam mengolah makanan, khususnya ikan lele yang mudah didapatkan di daerah tersebut.

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu dapat lebih kreatif dalam mengolah makanan sehari-hari. Selain itu, makanan yang dihasilkan juga lebih bervariasi dan bergizi,” kata Sekretaris Desa Bancar Bungkal, Nur Kholis.

Ikan Lele Jadi Potensi Ekonomi

Melimpahnya sumber daya ikan lele di Desa Bancar mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengolahnya. Dengan adanya berbagai inovasi olahan ikan lele, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis ikan lele dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Kami berharap pelatihan ini dapat mendorong tumbuhnya usaha kecil menengah berbasis olahan ikan lele. Selain itu, dengan adanya variasi olahan ikan lele, diharapkan masyarakat lebih tertarik mengonsumsi ikan lele sehingga dapat meningkatkan konsumsi protein hewani,” tambah Nur Kholis.

Dukungan Dana Desa

Pelatihan pengolahan ikan lele ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang didanai oleh dana desa. Hal ini menunjukkan bahwa dana desa tidak hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

“Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan,” pungkas Nur Kholis.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu di Desa Bancar dapat terus berinovasi dalam mengolah makanan. Selain itu, pelatihan ini juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Digitalisasi Desa Krandegan: Bukan Sekadar Aplikasi, Tapi Solusi Nasional

15 Januari 2026 - 18:33 WIB

Mendes Yandri: Atlet Esports Desa Berpotensi Tembus Pasar Global

13 Januari 2026 - 18:47 WIB

Bus Esports Desa: Cara Mendes Yandri Ubah Hobi Jadi Cuan

8 Januari 2026 - 18:07 WIB

Teknologi Plasma Ozon Jamin Sayur Dapur SPPG Bebas Bakteri

23 Desember 2025 - 06:00 WIB

Internet Ilegal Bekasi: Speed Test Ungkap Satu IndiHome Dibagi

14 Desember 2025 - 18:52 WIB

Ekonomi Digital Indonesia Melaju Cepat: Akankah Desa Menjadi Pelaku atau Sekadar Pasar?

13 Desember 2025 - 15:28 WIB

Trending di IPTEK