Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 21 Jan 2026 16:04 WIB ·

Gerak Cepat DELA dan Pertamina EP Amankan Jalan Tambun


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Kecepatan respons perusahaan dalam menangani dampak operasional kini menjadi tolok ukur profesionalisme baru di sektor industri. Hal ini ditunjukkan oleh PT Darma Empat Lima Abadi (DELA) bersama PT Pertamina EP Tambun yang langsung melakukan pembersihan ceceran tanah di sekitar lokasi proyek TGP–INF1, Bekasi, pada Rabu (21/1/2026).

Langkah pembersihan badan jalan ini dilakukan sesaat setelah laporan warga diterima. Aktivitas proyek yang intensif, ditambah faktor cuaca hujan, sempat membuat tanah terbawa roda kendaraan proyek hingga mengotori jalan. Tanpa menunggu waktu lama, tim lapangan langsung dikerahkan guna mencegah risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.

Prosedur Operasional Berbasis Keselamatan
Sudut pandang menarik dari aksi ini adalah penerapan standar ganda yang ketat: teknis dan sosial. Pembersihan jalan bukan dianggap sebagai beban tambahan, melainkan bagian integral dari prosedur standar operasional (SOP) perusahaan.

“Setiap potensi gangguan akibat aktivitas pekerjaan wajib segera ditangani. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami,” ujar perwakilan PT Darma Empat Lima Abadi.

Respons cepat ini menunjukkan bahwa komunikasi antara masyarakat dan pelaksana proyek berjalan efektif. Ceceran tanah yang licin pascahujan sering kali menjadi momok bagi pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Dengan pembersihan seketika, potensi bahaya dapat diminimalisir sebelum jatuh korban.

Komitmen HSSE dan Pengawasan Mitra
Di sisi lain, PT Pertamina EP Tambun menegaskan bahwa insiden ini menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap mitra kerja. Seluruh kegiatan wajib mematuhi standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat.

Komitmen ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan upaya menjaga harmoni antara kebutuhan operasional energi nasional dengan keamanan lingkungan lokal. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan sisa pengerjaan proyek TGP–INF1 tidak lagi meninggalkan dampak lingkungan yang mengganggu kenyamanan publik.

Aksi tanggap darurat yang ditunjukkan DELA dan Pertamina EP ini diharapkan menjadi standar bagi proyek-proyek infrastruktur lainnya di Bekasi. Transparansi dan kecepatan menangani keluhan warga adalah kunci agar pembangunan nasional tetap mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS