Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 3 Sep 2024 22:31 WIB ·

Generasi Muda Balikpapan Selamatkan Penyu Lekang, Jalin Kemitraan Lestarikan Alam


					Generasi Muda Balikpapan Selamatkan Penyu Lekang, Jalin Kemitraan Lestarikan Alam Perbesar

Balikpapan [DESA MERDEKA] –  Pantai Asrama Polisi Segara, Balikpapan Kota, kembali menjadi saksi bisu aksi nyata pelestarian lingkungan. Kali ini, puluhan pasang mata anak-anak pesisir menyaksikan langsung pelepasan penyu lekang (Lepidochelys olivacea) ke habitat aslinya. Acara yang digelar 3 September 2024, melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari nelayan, pemuda peduli lingkungan, hingga aparat penegak hukum.

Penyu lekang yang dilepas merupakan individu ke-59 yang berhasil diselamatkan dan direhabilitasi. Dengan panjang karapas mencapai 60 cm dan berat 40 kg, penyu jantan ini siap memulai petualangan barunya di lautan lepas.

“Kami sangat antusias melibatkan anak-anak pesisir dalam kegiatan ini,” ujar [Nama Koordinator Kegiatan]. “Mereka adalah generasi penerus yang akan menjaga kelestarian laut. Dengan memberikan pengalaman langsung, kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli lingkungan.”

Kolaborasi untuk Bumi

Kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kerja sama semua pihak. Anak-anak pesisir, yang notabene merupakan generasi muda, berperan aktif dalam proses pelepasan penyu. Mereka tidak hanya menyaksikan, tetapi juga ikut serta dalam persiapan dan doa bersama.

“Ini adalah momen berharga bagi kami,” ungkap Anwar, salah satu anak pesisir. “Kami belajar banyak tentang pentingnya menjaga penyu dan lingkungan laut.”

Selain anak-anak pesisir, kegiatan ini juga melibatkan pemuda peduli lingkungan, seperti Pepelingasih, serta berbagai komunitas pencinta laut. Mereka bekerja sama dengan aparat penegak hukum, seperti Ditpolairud Polda Kaltim, untuk memastikan kelancaran acara dan keamanan satwa laut.

Harapan untuk Masa Depan

Pelepasan penyu lekang ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga menjadi simbol harapan untuk masa depan. Dengan melibatkan anak-anak sejak dini, diharapkan tumbuh kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” tambah [Nama Perwakilan Dinas terkait]. “Dengan melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang.”

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 50 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN