Halmahera Selatan, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Hujan deras yang mengguyur Dusun Kusuhijrah, Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan, bukan lagi sekadar berkah, melainkan ancaman nyata bagi warga. Banjir kembali merendam rumah-rumah penduduk pada Minggu (8/6/2025), mengungkap fakta memprihatinkan bahwa sistem drainase yang ada saat ini telah gagal menjalankan fungsinya.
Ketinggian air yang mencapai setengah meter di jalan maupun di dalam rumah warga menjadi bukti bahwa got yang dibangun pada tahun 2016/2017 tersebut tak lagi memadai. Acoh Mahmud, perwakilan warga, mengungkapkan bahwa kondisi got sepanjang 300 meter dengan lebar satu meter kini sudah rusak berat akibat terjangan banjir yang sering terjadi.
“Banjir meluap karena got penuh. Air masuk ke rumah dan kami khawatir jika ini terjadi malam hari saat warga terlelap, dampaknya akan jauh lebih berbahaya,” ujar Acoh dengan nada cemas.
Ketakutan warga bukan tanpa alasan. Selain risiko harta benda, mereka juga dihantui potensi ambruknya selokan yang sudah tidak stabil. Bagi warga Kusuhijrah, perbaikan drainase bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan mendesak untuk memastikan keselamatan nyawa. Warga berharap Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, segera memberikan bantuan pembangunan drainase yang lebih besar dan kuat.
Tak hanya menunggu bantuan, Acoh juga mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan untuk turun langsung ke lapangan. Pemeriksaan faktual dianggap perlu agar otoritas terkait memahami skala kerusakan yang dialami warga setiap kali hujan deras turun satu hari satu malam.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur ideal harus dibarengi dengan kesadaran kolektif. Menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan menjadi langkah preventif yang krusial. Namun, tanpa intervensi pemerintah dalam memperbaiki kapasitas drainase yang telah kedaluwarsa, potensi banjir akan terus menjadi bayang-bayang yang merampas rasa aman warga Dusun Kusuhijrah setiap kali langit mendung.
Kontributor: Alimudin Abd. Fatah

Activity:
•Reporter •Advocate (Kandidat Notaris PPAT) •Konsultan Pendidikan Nawala Education (Overseas Study Advisor – Nawala Education) •Lecturer
Experience:
•Reporter & News Anchor TVRI •Medical Reps. Eisai Indonesia •HRD Metro Selular Nusantara
***
“Penghargaan paling tinggi bagi seorang pekerja keras bukanlah apa yang dia peroleh dari pekerjaan itu, tapi seberapa berkembang ia dengan kerja kerasnya itu.” – John Ruskin


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.