Gresik, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Dusun Ngablak di Desa Pinggir, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, sedang tidak baik-baik saja karena hantaman gagal panen. Namun, di tengah kondisi paceklik tersebut, warga justru kompak menggelar karnaval Desa Pinggir Gresik yang meriah dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79.
Bagi masyarakat setempat, keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk menggadaikan nasionalisme dan ruang hiburan bersama.
“Merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami, warga Dusun Ngablak, bisa tetap merayakan kemerdekaan dengan semarak,” ungkap Cak No, salah satu warga setempat yang ikut turun ke jalan.
Modal Nekat dan Arisan Ide Setahun Lalu
Kontrasnya kondisi lapangan dengan output acara yang megah ternyata bukan hasil instan. Di balik kostum dan riasan yang anggun, ada manajemen krisis ala emak-emak desa. Salah satu peserta ibu-ibu membocorkan bahwa persiapan, termasuk urusan pendanaan dan konsep, sudah dicicil sejak setahun yang lalu.
Formula investasi sosial inilah yang membuat perayaan tetap tegak berdiri meski dompet warga sedang diuji oleh alam. Karnaval bukan lagi sekadar hura-hura, melainkan momentum pelepasan stres sekaligus ajang silaturahmi penguat imun sosial warga saat kondisi sulit.
Pesan Kades: Jaga Sikap di Jalan
Kepala Desa Pinggir, Ainur Rofik, yang menginisiasi acara ini sengaja mengusung tema “Persatuan dan Kesatuan Memupuk Kekuatan Bangsa Indonesia”. Tema ini dinilai kontekstual untuk merekatkan kembali psikologis warga yang sempat lesu akibat urusan pertanian.
“Saya sangat mengapresiasi antusiasme warga Dusun Ngablak dalam menyelenggarakan karnaval ini. Semoga semangat persatuan dan kesatuan ini terus terjaga,” ujar Ainur Rofik saat melepas rombongan peserta.
Sebelum kibaran bendera start diangkat, Ainur Rofik juga memberikan catatan penting kepada warganya. Ia meminta seluruh peserta untuk tetap membumi, menjaga keselamatan diri, dan melarang keras adanya perilaku arogan di jalan raya selama karnaval Desa Pinggir Gresik berlangsung.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya resmi melepas peserta karnaval. Selamat berjuang dan jaga keselamatan!” tutup Kades.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.