Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 8 Apr 2026 17:16 WIB ·

Flyover Mengkreng: Diplomasi Tiga Bupati Demi Akhiri Macet Menahun


					Flyover Mengkreng: Diplomasi Tiga Bupati Demi Akhiri Macet Menahun Perbesar

​Bupati Jombang Warsubi bersama Bupati Kediri dan Nganjuk sepakat ajukan proposal pembangunan Flyover Mengkreng ke Pusat guna urai kemacetan nasional.

Kediri, Jawa Timur [Desa Merdeka] Drama kemacetan horor di Simpang Empat Mengkreng segera menemui titik terang. Bupati Jombang, Warsubi, bersama Bupati Kediri dan Bupati Nganjuk, secara kolektif bersepakat mengajukan proposal pembangunan flyover kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian PUPR. Langkah agresif ini diambil usai ketiganya meninjau langsung sirkulasi kendaraan di titik pertemuan tiga wilayah tersebut, Rabu (8/4/2026).

Warsubi menegaskan bahwa Jombang, Kediri, dan Nganjuk kini berdiri dalam satu visi untuk menuntaskan persoalan transportasi yang sudah menjadi “penyakit” menahun. Targetnya, dokumen usulan pembangunan akan segera dikirimkan ke tingkat pusat dalam waktu dekat sebagai solusi permanen jalur arteri nasional.

Strategi Keroyokan Menuju Jakarta
Keputusan untuk bergerak bersama diinisiasi guna mempertegas kewenangan dan mempercepat kepastian fisik di lapangan. Proyek ini direncanakan memulai ruasnya dari wilayah Jombang, yang kemudian terbagi menjadi dua jalur layang menuju arah Kediri dan Nganjuk.

“Dalam satu atau dua minggu ini akan kita buat proposal. Setelah itu, kami bertiga (Bupati Jombang, Kediri, dan Nganjuk) akan menyampaikan langsung ke Ibu Gubernur, lalu bersama-sama ke Jakarta,” tegas Warsubi terkait diplomasi kolektif tersebut.

Data Kemacetan Tiga Besar Nasional
Dukungan data teknis memperkuat urgensi proyek ini. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), mengungkapkan data audit BPK yang menempatkan Simpang Mengkreng dalam peringkat tiga besar titik kemacetan nasional. Fakta ini menjadikan pembangunan flyover sepanjang 700 meter tersebut bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat konektivitas ekonomi di Jawa Timur.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menambahkan bahwa tim teknis dari Dinas PUPR, Bappeda, dan Dinas Perhubungan ketiga wilayah segera merampungkan rekomendasi di Jombang. Fokus utama para pimpinan daerah ini adalah mengamankan skema pembiayaan dari Kementerian PUPR agar beban pembangunan tidak memberatkan APBD, namun tetap efektif mengakhiri drama macet panjang bagi masyarakat luas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Trending di KABAR PEMDA