Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 7 Mar 2026 22:54 WIB ·

Empat Kunci Sukses Ketua DPRD Sumbar untuk Anak Muda


					Empat Kunci Sukses Ketua DPRD Sumbar untuk Anak Muda Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Menjadi sukses bukan sekadar impian, melainkan hasil dari disiplin dan strategi yang matang. Di tengah penyerahan 15 Al-Qur’an bagi pemenang lomba Ramadan di Masjid Al Furqan, Lubuk Buaya, Kamis (5/3/2026), Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, membedah empat syarat mutlak bagi generasi muda untuk menaklukkan masa depan.

Muhidi menekankan bahwa kombinasi antara kecerdasan intelektual dan keterampilan praktis adalah fondasi utama. “Dunia hari ini terbuka luas. Pendidikan dasar hingga menengah sudah gratis, maka tidak ada alasan untuk tidak menjemput ilmu dengan sungguh-sungguh,” tegasnya di hadapan para remaja Kelurahan Lubuk Buaya.

Ilmu dan Keterampilan: Senjata Utama Vokasi
Syarat pertama dan kedua menurut Muhidi adalah penguasaan ilmu serta skill (keterampilan). Ilmu memberikan arah, sedangkan keterampilan memberikan daya saing. Ia mencontohkan lulusan sekolah vokasi (SMK) yang mampu menciptakan produk berkualitas tinggi, seperti kuliner atau kerajinan, sehingga mereka tidak hanya mencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Memiliki skill berarti memiliki kemampuan melakukan pekerjaan dengan baik. Jika Anda punya keterampilan khusus, peluang untuk sukses akan terbuka jauh lebih lebar,” jelas Muhidi.

Kerja Keras dan Nilai Kemanusiaan
Syarat ketiga adalah mentalitas kerja keras. Muhidi berbagi kisah inspiratif masa kecilnya yang kontras dengan kenyamanan saat ini. Sejak SD ia sudah turun ke sawah, membantu ayah bertukang kayu saat SMP, hingga bekerja di pabrik karet saat SMA. Pengalaman pahit tersebut ia rangkum dalam pepatah Minang: barakik-rakik ka hulu, baranang-ranang ka tepian.

Terakhir, Muhidi mengingatkan bahwa puncak kesuksesan adalah menjadi manusia yang bermanfaat. Syarat keempat ini menjadi pengingat agar kemandirian ekonomi—yang didorong pemerintah melalui program modal usaha bagi lulusan kuliah—tetap diiringi dengan kepedulian sosial. Bagi Muhidi, masjid adalah laboratorium terbaik untuk membangun karakter tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia ini.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Wajah Baru Birokrasi Sumbar: Harapan Baru Layanan Desa

23 April 2026 - 07:04 WIB

Benteng Nagari: Aturan Adat Penjaga Masa Depan Generasi

23 April 2026 - 06:57 WIB

Sinergi TMMD 128: Membangun Nagari dengan Hati dan Semangat Gotong Royong

23 April 2026 - 05:46 WIB

ASN Berkualitas: Kunci Keajaiban Pembangunan dari Pinggiran

22 April 2026 - 21:56 WIB

Bukan Sekadar Administrasi: Pengadaan Barang Harus Sejahterakan Rakyat

22 April 2026 - 21:42 WIB

Kesempatan Kedua: Jombang Ubah Aset Daerah Menjadi Berkah Rakyat

22 April 2026 - 13:02 WIB

Trending di PEMDA