Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 14 Jul 2025 20:04 WIB ·

DPRD Bekasi Soroti Gaduh RSUD Cabangbungin: Direktur Terancam Dicopot?


					DPRD Bekasi Soroti Gaduh RSUD Cabangbungin: Direktur Terancam Dicopot? Perbesar

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi terus menyoroti kegaduhan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin. Permasalahan yang mencuat ini telah menarik perhatian luas masyarakat, mulai dari maraknya kasus dugaan pelecehan pasien, malapraktik, hingga arogansi Direktur Utama dr. Erni Herdiani terhadap warga sekitar. Puncaknya, ribuan masyarakat menggelar demonstrasi di depan RSUD Cabangbungin, mendesak Bupati Bekasi Ade Koswara untuk segera mencopot Direktur dr. Erni Herdiani.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait isu ini. Ia menyebutkan, DPRD kini sedang mempersiapkan bahan-bahan diskusi yang akan diajukan kepada Bupati Bekasi. “Kami DPRD sudah mengetahui, karena memang sudah banyak masyarakat yang melaporkan,” katanya kepada wartawan pada Senin (14/7).

Ade Sukron menambahkan, bidang kesehatan merupakan mitra kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi. Oleh karena itu, Komisi IV menjadi garda terdepan untuk melakukan investigasi mendalam terhadap berbagai dugaan pelanggaran. Jika hasil investigasi menunjukkan adanya dugaan pelanggaran, baik secara etika, moral, maupun pidana, maka dugaan-dugaan tersebut akan menjadi lebih jelas. Setelah itu, DPRD berencana memanggil seluruh pemangku kepentingan terkait, mulai dari Dinas Kesehatan hingga Bupati Bekasi, untuk meminta pertanggungjawaban atas permasalahan di RSUD Cabangbungin kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Saya sudah minta Komisi IV untuk menindaklanjuti semua masalah yang terkait di RSUD Cabangbungin,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Mengenai besarnya anggaran RSUD Cabangbungin yang mencapai Rp27 miliar pada tahun 2024 dan meningkat menjadi Rp30 miliar pada tahun 2025, namun pelayanan dinilai minus, Ade Sukron menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi. Sementara itu, untuk dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), DPRD menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, seperti Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atau lembaga terkait lainnya, untuk segera menindaklanjuti. “Kami DPRD juga pasti akan bertindak tegas, tunggu saja,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Bupati Bekasi Ade Koswara sebagai pimpinan eksekutif tertinggi yang bertanggung jawab, belum mengambil tindakan konkret terkait kegaduhan di RSUD Cabangbungin. Padahal, desakan dan dorongan dari masyarakat sudah sangat memprihatinkan. Masyarakat menilai kinerja Direktur Utama RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, sudah tidak dapat ditoleransi. Hal ini dibuktikan dengan seruan pengusiran Direktur Utama yang telah menjabat selama kurang lebih dua tahun di RSUD Cabangbungin, saat masyarakat menyampaikan orasi dalam demonstrasi.
(Red team)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tabungan Warga Desa Jadi Energi Baru Ekonomi Sumbar

10 Mei 2026 - 21:36 WIB

Etika Jurnalisme: Pilar Penjaga Marwah Pembangunan dari Desa

3 Mei 2026 - 12:13 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 27: Pariwisata Ramah Lingkungan

3 Mei 2026 - 09:57 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Trending di RAGAM