Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 23 Jun 2024 16:01 WIB ·

Gagasan Konsolidasi Ditolak, M. Said Hanafi Bersedia Kembalikan Mandat Sebagai Ketum FORKI Maluku Utara


					Gagasan Konsolidasi Ditolak, M. Said Hanafi Bersedia Kembalikan Mandat Sebagai Ketum FORKI Maluku Utara Perbesar

DesaMerdeka.ID – Ternate: Lima Pimpinan Perguruan Karate sepakat menolak gagasan konsolidasi, dan tetap pada Mosi Tidak Percaya, dengan mengajukan tuntutan perombakan total organisasi FORKI Maluku Utara.

Hal ini mengemuka dalam Rapat antara Pengprov Perguruan dengan Ketua Umum Pengprov FORKI Maluku Utara di Ternate (10/06/2024).

Salah satu alasan penolakan adalah karena Sekretaris Umum Riniyanti memonopoli pekerjaan dengan tidak melibatkan unsur lain di dalam kepengurusan FORKI Maluku Utara juga unsur perguruan. Riniyanti justru melibatkan orang luar yang bukan bagian dari FORKI Maluku Utara dan bukan pula dari Perguruan.

Hanya Pengprov Lemkari Malut, melalui Plt. Ketua Umumnya yang menyatakan mendukung kepengurusan FORKI Malut hingga masa bakti berakhir di 2025, meski salah satu wakil Lemkari di Pengprov FORKI Malut (Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi) Sdr. Hermintasi Harmiko sejauh ini berada di barisan perguruan pendukung mosi tidak percaya.

Ketua Umum Pengprov FORKI Malut M. Said Hanafi menawarkan gagasan konsolidasi dan reshuffle kepengurusan FORKI Maluku Utara. Namun ditambahkannya jika mayoritas Perguruan menolak dan PB FORKI mencabut SK Pengprov FORKI Malut, dirinya bersedia menyerahkan mandat sebagai Ketua Umum kepada PB FORKI.

Rapat ini dihadiri Ketum, Sekum dan FORKI Malut dan enam pimpinan perguruan yakni INKAI, LEMKARI, SHINDOKA, WADOKAI, INKADO dan ASKI

Ketua MSH Pengprov INKAI Maluku Utara, Yusran Sanduan dan Jubair Potabuga Ketua MSH ASKI Maluku Utara menyatakan tidak lagi mendukung kepengurusan FORKI Malut saat ini, dan keduanya berharap adanya perubahan total, serta menolak gagasan reshuffle.

Ketum Shindoka Malut Muaz Umasugi, menginginkan juga menolak gagasan konsolidasi, dan tetap dengan Mosi Tidak Percaya.

Inkado Malut menyatakan, disebabkan di tubuh FORKI Malut terbukti ada monopoli pekerjaan oleh Sekum, Inkado menolak gagasan konsolidasi.

Franciscus Xaverius Tjeleni, Ketua Umum Pengprov Wadokai Maluku Utara dan Salim Djabid, Sekum Pengprov INKAI Malut menyatakan dengan tegas, demi kebaikan organisasi FORKI dan demi kemajuan karate Maluku Utara, sepakat tetap mendukung Mosi Tidak Percaya, dan menolak gagasan Konsolidasi dan restrukturisasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 299 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Dari Tanah Ulayat Menuju Piala Gubernur: Kisah Inspiratif Simalanggang

30 Juni 2026 - 09:11 WIB

Miris! TPQ Desa Loleo Obi Selatan Telantar Jadi Gudang dan Penuh Kotoran Kambing, Generasi Muda Terancam Dampak Buruk

28 Juni 2026 - 13:38 WIB

Tudingan Sepihak: Kades Nyonyifi Resmi Laporkan Darwis Yusuf Atas Dugaan Penyerobotan Lahan

25 Juni 2026 - 20:19 WIB

Sinergi Gotong Royong Wali Murid Warnai Kelulusan SDN Bantarjaya 05 Bekasi

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

AI dan Bansos: Akhir Era ‘Main Mata’ Perangkat Desa?

24 Juni 2026 - 08:49 WIB

Trending di RAGAM