Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 4 Des 2025 21:10 WIB ·

Ditemukan Hama, Bulog Tarik Seluruh Beras Bantuan di Jepara


					Ditemukan Hama, Bulog Tarik Seluruh Beras Bantuan di Jepara Perbesar

Respons Cepat: Bulog Ganti Seluruh Stok Beras Bantuan Pangan di Desa Suwawal Jepara

Jepara, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Tengah langsung mengambil tindakan tegas menyusul laporan temuan hama pada beras Bantuan Pangan (Banpang) di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Seluruh beras yang sudah tersalurkan dan yang belum disalurkan di desa tersebut segera ditarik dan diganti total untuk menjamin kualitas dan menjaga kepercayaan publik.

Pemimpin Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, menjelaskan bahwa laporan mengenai temuan hama, yang diidentifikasi sebagai ephestia atau sejenis calon kupu-kupu di dalam karung beras, diterima pada Selasa (2/12/2025) dari penerima bantuan pangan Desa Suwawal.

Menanggapi keluhan serius ini, tim dari Bulog Kanwil Jawa Tengah bersama Pimpinan Cabang Pati bergerak cepat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Suwawal, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas pada hari Kamis (4/11/2025).

Penarikan dan Penggantian Stok Total
Untuk memastikan tidak ada beras dengan kualitas buruk yang dikonsumsi masyarakat, Bulog memutuskan untuk menarik seluruh stok beras Banpang di Desa Suwawal. Langkah ini mencakup beras yang sudah didistribusikan maupun yang masih tersisa.

“Dari 919 penerima bantuan pangan di Desa Suwawal, sebanyak 58 persen atau sekitar 537 penerima sudah tersalurkan. Kami putuskan untuk ditarik berasnya semua, baik yang dilaporkan berhama maupun yang kondisinya masih baik, termasuk beras sisa yang belum tersalurkan,” jelas Sri Muniati.

Beras pengganti yang terjamin kualitasnya telah didatangkan ke lokasi pada hari Rabu (3/12/2025) dan siap didistribusikan ulang kepada penerima. Proses penyaluran kembali ditargetkan selesai paling lambat Jumat (5/12/2025) agar seluruh Penerima Bantuan Pangan (PBP) dapat segera menerima hak mereka tanpa kendala.

Komitmen Perbaikan dan Target Penyaluran
Sri Muniati menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa temuan ini sama sekali tidak disengaja. Ia berkomitmen menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran berharga bagi Bulog untuk memperbaiki prosedur pemeriksaan kualitas dan penyiapan barang sebelum disalurkan ke masyarakat di masa mendatang.

“Ini sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dan atas kecerobohan ini, Insya Allah akan jadi pelajaran berharga buat kami untuk mempersiapkan penyaluran dengan lebih baik lagi sebelum sampai ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Secara umum, pagu penyaluran bantuan pangan alokasi Oktober – November di seluruh Kabupaten Jepara mencakup 90.376 penerima, dengan total volume beras 1.807.520 kilogram dan minyak goreng 361.504 liter. Hingga 3 Desember 2025, realisasi penyaluran telah mencapai 75 persen. Bulog menargetkan penyelesaian seluruh penyaluran bantuan pangan di Jepara akan tuntas pada 9 Desember 2025.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Stimulan Rp115 Miliar Sumbar: Proyek Mubazir Tanpa Pembeli Siaga?

3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Membedah “Karpet Merah” Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

2 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS