Respons Cepat: Bulog Ganti Seluruh Stok Beras Bantuan Pangan di Desa Suwawal Jepara
Jepara, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Tengah langsung mengambil tindakan tegas menyusul laporan temuan hama pada beras Bantuan Pangan (Banpang) di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Seluruh beras yang sudah tersalurkan dan yang belum disalurkan di desa tersebut segera ditarik dan diganti total untuk menjamin kualitas dan menjaga kepercayaan publik.
Pemimpin Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, menjelaskan bahwa laporan mengenai temuan hama, yang diidentifikasi sebagai ephestia atau sejenis calon kupu-kupu di dalam karung beras, diterima pada Selasa (2/12/2025) dari penerima bantuan pangan Desa Suwawal.
Menanggapi keluhan serius ini, tim dari Bulog Kanwil Jawa Tengah bersama Pimpinan Cabang Pati bergerak cepat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Suwawal, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas pada hari Kamis (4/11/2025).
Penarikan dan Penggantian Stok Total
Untuk memastikan tidak ada beras dengan kualitas buruk yang dikonsumsi masyarakat, Bulog memutuskan untuk menarik seluruh stok beras Banpang di Desa Suwawal. Langkah ini mencakup beras yang sudah didistribusikan maupun yang masih tersisa.
“Dari 919 penerima bantuan pangan di Desa Suwawal, sebanyak 58 persen atau sekitar 537 penerima sudah tersalurkan. Kami putuskan untuk ditarik berasnya semua, baik yang dilaporkan berhama maupun yang kondisinya masih baik, termasuk beras sisa yang belum tersalurkan,” jelas Sri Muniati.
Beras pengganti yang terjamin kualitasnya telah didatangkan ke lokasi pada hari Rabu (3/12/2025) dan siap didistribusikan ulang kepada penerima. Proses penyaluran kembali ditargetkan selesai paling lambat Jumat (5/12/2025) agar seluruh Penerima Bantuan Pangan (PBP) dapat segera menerima hak mereka tanpa kendala.
Komitmen Perbaikan dan Target Penyaluran
Sri Muniati menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa temuan ini sama sekali tidak disengaja. Ia berkomitmen menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran berharga bagi Bulog untuk memperbaiki prosedur pemeriksaan kualitas dan penyiapan barang sebelum disalurkan ke masyarakat di masa mendatang.
“Ini sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dan atas kecerobohan ini, Insya Allah akan jadi pelajaran berharga buat kami untuk mempersiapkan penyaluran dengan lebih baik lagi sebelum sampai ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Secara umum, pagu penyaluran bantuan pangan alokasi Oktober – November di seluruh Kabupaten Jepara mencakup 90.376 penerima, dengan total volume beras 1.807.520 kilogram dan minyak goreng 361.504 liter. Hingga 3 Desember 2025, realisasi penyaluran telah mencapai 75 persen. Bulog menargetkan penyelesaian seluruh penyaluran bantuan pangan di Jepara akan tuntas pada 9 Desember 2025.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.