Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 9 Agu 2023 08:46 WIB ·

Desa Kemiri Kalahkan Kota: Jadi Loket Pajak Kendaraan Terbaik Jateng


					Desa Kemiri Kalahkan Kota: Jadi Loket Pajak Kendaraan Terbaik Jateng Perbesar

Karanganyar, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Siapa sangka, urusan pajak kendaraan bermotor yang biasanya identik dengan antrean panjang di kantor pusat, justru menemukan pahlawannya di tingkat desa. BUMDes Tri Manunggaling Karsa, yang berlokasi di Desa Kemiri, Kebakkramat, Karanganyar, resmi dinobatkan sebagai pengelola loket pembayaran pajak kendaraan bermotor (Samsat Budiman) tersukses se-Jawa Tengah sepanjang semester pertama 2023.

Prestasi ini bukan sekadar angka. Desa Kemiri berhasil membukukan 416 transaksi dengan total nilai mencapai Rp156,7 juta dalam periode Januari hingga Juni 2023. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mendekatkan layanan negara ke pintu rumah warga adalah kunci efisiensi ekonomi baru.

Strategi “Ketuk Pintu” yang Manjur
Ketua BUMDes Tri Manunggaling Karsa, Penget Wiyono, membeberkan rahasia suksesnya. Bukan lewat baliho mewah, melainkan sosialisasi militan ke level RT dan RW. Strateginya sederhana namun kena: mengedukasi warga bahwa bayar pajak tidak perlu lagi “buang bensin” dan waktu ke kota.

“Bayarnya di BUMDes saja. Hemat waktu, hemat biaya perjalanan. Selain pajak motor, warga juga bisa sekalian bayar listrik, BPJS, PDAM, hingga top-up dompet digital,” ujar Penget.

Dari setiap transaksi, BUMDes menarik biaya administrasi yang sangat terjangkau, yakni Rp11.000. Dari jumlah tersebut, Rp6.000 dialokasikan untuk Bank Jateng, sementara Rp5.000 menjadi Pendapatan Asli Desa (PADesa) melalui BUMDes. Meski rata-rata “hanya” melayani enam transaksi per hari, akumulasinya sukses membawa desa ini ke puncak prestasi tingkat provinsi.

Solusi Krisis Antrean di UPPD Samsat
Sudut pandang menarik muncul dari Plt Kepala Bapenda Jawa Tengah, Eddy S. Bramiyanto. Ia mengakui bahwa keterlibatan desa adalah solusi atas “ledakan” populasi kendaraan yang mencapai 750-900 unit baru per tahun. Dengan target pendapatan sektor pajak kendaraan sebesar Rp6 triliun tahun ini, memusatkan pelayanan hanya di kantor UPPD Samsat adalah langkah bunuh diri secara birokrasi.

“Bisa dibayangkan betapa sesaknya antrean jika semua dipusatkan di kantor induk. Pelayanan pasti tidak maksimal,” kata Eddy usai menyerahkan hadiah utama Samsat Budiman di Karanganyar, Sabtu (5/8/2023).

Saat ini, sudah ada 376 loket kemitraan BUMDes dan BPR BKK di Jawa Tengah, dengan target ekspansi hingga 500 loket baru. Di Karanganyar sendiri, terdapat 18 mitra Samsat Budiman, di mana tujuh di antaranya dikelola oleh desa. Kolaborasi ini tidak hanya meringankan beban negara, tetapi juga menghidupkan ekosistem ekonomi mikro di perdesaan. Desa Kemiri telah membuktikan bahwa kemajuan teknologi finansial bisa selaras dengan kearifan lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 65 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS