Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 21 Jan 2026 00:42 WIB ·

Dapur MBG Sukaresmi Dikritik, Pengiriman Pangan Pakai Bak Terbuka


					Dapur MBG Sukaresmi Dikritik, Pengiriman Pangan Pakai Bak Terbuka Perbesar

Pandeglang, Banten [DESA MERDEKA] Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi standar baru kesehatan anak bangsa kini tengah disorot tajam. Alih-alih menggunakan kendaraan tertutup yang higienis, sebuah dapur mitra di Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, kedapatan mendistribusikan makanan menggunakan kendaraan bak terbuka.

Insiden ini memicu gelombang protes dari aktivis dan warga lokal yang menilai praktik tersebut sebagai “kecelakaan” prosedur keamanan pangan. Pasalnya, pengangkutan pangan siap saji di ruang terbuka tanpa perlindungan berisiko tinggi terpapar debu, polusi, hingga bakteri di sepanjang jalan.

Keamanan Pangan Bukan Hal Sepele
Koordinator Barisan Pemuda Lokal, Entis Sumantri (Tayo), menyatakan bahwa kesiapan mitra dapur MBG tidak boleh hanya dinilai dari kemampuan memasak, tetapi juga kemampuan distribusi yang memenuhi standar kesehatan. Menurutnya, penggunaan bak terbuka adalah bukti nyata kurangnya profesionalisme pengelola.

“Distribusi makanan untuk anak-anak dan kelompok rentan harus memenuhi prinsip kebersihan. Jika mitra belum mampu menyediakan armada yang layak, lebih baik operasionalnya ditutup sementara hingga seluruh persyaratan terpenuhi,” tegas Tayo, Selasa (20/01/2026).

Senada dengan Tayo, Aan, seorang warga sekitar, menyebut bahwa alasan apa pun tidak dapat membenarkan penggunaan kendaraan yang tidak standar untuk program nasional sepenting MBG. Menurutnya, ini bukan sekadar masalah teknis logistik, melainkan masalah keselamatan kesehatan anak-anak sebagai penerima manfaat.

Desakan Evaluasi Menyeluruh
Publik kini mendesak pemerintah daerah dan instansi pengawas untuk segera melakukan audit terhadap seluruh mitra dapur MBG di Pandeglang. Evaluasi ini dianggap krusial agar anggaran negara yang besar untuk program nutrisi ini tidak sia-sia hanya karena proses distribusi yang ceroboh.

Standar operasional prosedur (SOP) mengenai transportasi makanan siap saji seharusnya menjadi syarat mutlak sebelum sebuah dapur mendapatkan izin distribusi. Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur MBG di Desa Perdana belum memberikan klarifikasi resmi mengenai alasan di balik penggunaan kendaraan bak terbuka tersebut.

Keresahan warga ini menjadi pengingat bagi otoritas terkait bahwa program nasional tidak hanya membutuhkan niat baik, tetapi juga eksekusi lapangan yang ketat dan disiplin. Keamanan pangan adalah harga mati dalam menjamin tumbuh kembang generasi masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Nanda Satria Hadiri Malam Puncak HUT RI di Purus

7 September 2026 - 13:41 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM