Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 8 Mei 2026 01:01 WIB ·

Satu Dekade Dana Desa: Lampung Selatan Jadi Etalase Nasional


					Analis Kebijakan Ahli Pertama Kemenkeu RI, Sukma Aji, sesaat setelah menggelar audiensi di Kalianda. Perbesar

Analis Kebijakan Ahli Pertama Kemenkeu RI, Sukma Aji, sesaat setelah menggelar audiensi di Kalianda.

Kalianda, Lampung Selatan [DESA MERDEKA] – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menetapkan Kabupaten Lampung Selatan sebagai pusat studi lapangan untuk penyusunan buku “Refleksi Satu Dasawarsa Dana Desa”. Langkah ini diambil untuk mendokumentasikan perjalanan sepuluh tahun aliran dana desa dalam mengubah wajah sosial-ekonomi masyarakat di gerbang Pulau Sumatra.

Analis Kebijakan Ahli Pertama Kemenkeu RI, Sukma Aji, menjelaskan bahwa studi ini bukan sekadar catatan biasa, melainkan kajian berstandar internasional yang dipantau langsung oleh Bappenas. Lampung Selatan dipilih karena kelengkapan lanskap wilayahnya, mulai dari pegunungan hingga pesisir, yang dianggap mampu mewakili potret keragaman desa di Indonesia.

Membedah Dampak Nyata di Empat Desa Sampel
Empat desa terpilih—Sidowaluyo, Balinuraga, Kecapi, dan Canggung—menjadi titik fokus penelitian. Keempatnya dinilai berhasil merepresentasikan tata kelola dana desa yang efektif di berbagai sektor. Kajian ini nantinya akan membedah lima aspek vital, termasuk kondisi desa sebelum adanya intervensi anggaran hingga capaian output konkret bagi kesejahteraan warga.

Salah satu temuan menarik dalam kunjungan ini adalah kuatnya sinergi antara kelembagaan ekonomi desa, seperti BUMDes, dengan KSPP/KDMP. Kerja sama ini menjadi kunci transformasi desa dari sekadar unit administratif menjadi entitas ekonomi yang berdaya saing, terutama dalam memanfaatkan potensi agraris dan wisata pesisir.

Motivasi Inovasi bagi Desa-Desa di Indonesia
Kepala Dinas PMD Lampung Selatan, Erdiyansyah, menekankan bahwa momentum ini memperkuat identitas daerah sebagai “Beranda Sumatera”. Prestasi seperti Desa Rejo Mulyo dengan BUMDes terbaik 2024 dan proyek percontohan nasional KDMP Bumi Sari di Kecamatan Natar menjadi bukti nyata bahwa dana desa mampu memicu kemandirian.

Hasil refleksi sepuluh tahun ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai laporan dokumentatif. Lebih jauh, kajian Kemenkeu ini ditujukan menjadi pemantik semangat bagi ribuan desa lain di Indonesia untuk terus berinovasi. Dengan tata kelola yang akuntabel, Dana Desa terbukti mampu mengubah potensi wilayah menjadi kesejahteraan nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Sumpah Setia dan Bayang-Bayang Konflik di Balik Sterilisasi Pilkades Pebayuran

9 September 2026 - 14:23 WIB

Petahana Juhendi Sulaeman Raih Nomor Urut 3 Pilkades Karanghaur

9 September 2026 - 13:29 WIB

Trending di KABAR DESA