Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KESEHATAN · 30 Mei 2025 20:55 WIB ·

Dana Desa Randupitu Benteng HIV/AIDS Rumah Kos


					Suasana sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di Balai Desa Randupitu, Gempol, Pasuruan, menunjukkan antusiasme warga dan komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan lingkungan sehat dan bebas HIV/AIDS. Perbesar

Suasana sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di Balai Desa Randupitu, Gempol, Pasuruan, menunjukkan antusiasme warga dan komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan lingkungan sehat dan bebas HIV/AIDS.

Pasuruan, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Rumah kos yang menjamur di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, kini tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga membawa alarm kewaspadaan sosial. Menyadari risiko penularan HIV/AIDS yang mengintai wilayah padat ini, Pemerintah Desa Randupitu mengambil langkah proaktif dengan mengalokasikan Dana Desa untuk mendanai edukasi pencegahan secara berkelanjutan.

Langkah ini mempertegas posisi Randupitu sebagai desa percontohan di Kabupaten Pasuruan yang berani menghadapi realitas kerentanan wilayahnya. Sosialisasi interaktif yang digelar di Balai Desa pada Kamis (29/5/2025) menjadi bukti nyata komitmen lokal tersebut. Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menegaskan bahwa anggaran desa siap dikerahkan demi memastikan wilayahnya bebas dari penyakit tersebut. Bahkan, ia berkomitmen untuk terus menggalakkan kegiatan serupa pada hari libur.

“Kami ingin desa kami bebas dari HIV/AIDS. Sosialisasi seperti ini akan terus kami galakkan,” ujar Mochammad Fuad.

Melalui strategi ini, para ketua RT dan RW yang hadir diposisikan sebagai agen perubahan di garda terdepan. Mereka memikul tanggung jawab untuk meneruskan informasi vital ini langsung ke lingkungan terkecil warga dan kluster rumah kos. Pelaksana Tugas Camat Gempol, Timbul Wijoyo, mendukung penuh pendekatan ini dan mengingatkan bahwa benteng pertahanan pertama harus dimulai dari edukasi di tingkat keluarga agar generasi muda tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.

Tantangan di lapangan dikupas tuntas oleh dua tenaga ahli yang dihadirkan. Nanik, tenaga kesehatan dari Puskesmas Kepulungan, menjelaskan bahwa virus HIV tidak dapat disembuhkan namun bisa dikendalikan dengan obat antiretroviral (ARV). Ia mengingatkan adanya window period—fase di mana virus sudah menginfeksi tetapi belum terdeteksi—yang membuat deteksi dini di desa menjadi krusial. Kelompok berisiko tinggi seperti pekerja seks, pengguna narkoba suntik, dan pelaku seks tidak aman menjadi sasaran utama yang harus dipantau dan diberi edukasi tanpa henti.

Dari sisi medis dan sosial, dr. Ismail Saleh dari RS Aisyiyah Pandaan memaparkan bagaimana HIV merusak sel darah putih dalam empat tahapan hingga mencapai stadium AIDS. Namun, ia menekankan bahwa senjata paling ampuh untuk membantu penderita (Odha) adalah dengan menghapus stigma negatif. Penyakitnya yang harus dijauhi, bukan orangnya. Dukungan moral dari tetangga dan lingkungan desa sangat menentukan kedisiplinan pasien dalam mengonsumsi obat secara rutin demi mempertahankan kekebalan tubuh mereka.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rahasia Bontotangnga Capai Partisipasi Posyandu Seratus Persen

22 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dokter Spesialis Turun ke Desa, RS Tidak Lagi Menara Gading

18 Mei 2026 - 21:12 WIB

Birokrasi Rumit Lumpuhkan Harapan Petani Miskin Desa Jontor

17 Mei 2026 - 21:52 WIB

Nagari Sehat: Target Eliminasi TBC Sumbar Hingga Tingkat Desa

13 Mei 2026 - 09:23 WIB

Skrining TBC di Balai Desa: Jemput Bola Demi Paru Sehat

8 Mei 2026 - 05:09 WIB

Bidadari Surga: Benteng Desa Hadapi Kanker Paling Mematikan

17 April 2026 - 14:29 WIB

Trending di KESEHATAN