Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 8 Mei 2025 06:26 WIB ·

Dana Desa Pamekasan Telat Cair, Kades Terpaksa Cari Talangan


					Dana Desa Pamekasan Telat Cair, Kades Terpaksa Cari Talangan Perbesar

Pamekasan [DESA MERDEKA] Kabar kurang sedap datang dari Pamekasan terkait pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) triwulan pertama tahun 2025. Meskipun total dana sebesar Rp23 miliar telah terealisasi pada akhir April, keterlambatan pencairan memaksa sejumlah kepala desa mencari solusi alternatif untuk membayar penghasilan tetap (siltap) perangkat desa.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Kusairi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemdes DPMD Pamekasan pada Rabu (7/5/2025), proses pencairan ADD triwulan pertama memang mengalami kendala. Pasalnya, beberapa desa belum melengkapi persyaratan pengajuan ADD ke pihak kecamatan. Alhasil, proses selanjutnya harus menunggu kelengkapan dokumen terlebih dahulu. “Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) baru cair pada 30 April,” ungkapnya. Ia menjelaskan alur pengajuan ADD dimulai dari desa ke kecamatan, kemudian diteruskan ke DPMD, dan terakhir ke keuangan daerah.

Keterlambatan ini berdampak langsung pada operasional desa. Kepala Desa Dasuk, Fathorrasyid, mengungkapkan kekecewaannya. Seharusnya, ADD triwulan pertama cair dalam rentang waktu Januari hingga Maret, atau paling lambat awal April. Namun, desanya baru menerima dana tersebut di akhir April. Padahal, proses pengajuan ADD telah dimulai sejak Februari.

Akibat keterlambatan ini, Fathorrasyid terpaksa mencari pinjaman dana talangan. Dana tersebut digunakan untuk membayar siltap perangkat desa yang terdiri dari sekretaris desa, kepala seksi, kepala urusan, dan kepala dusun. “Perangkat desa di sini total ada 13 orang,” jelasnya. Ia berharap, proses pencairan ADD untuk triwulan kedua dapat berjalan lebih cepat, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Fathorrasyid menambahkan, informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa desa-desa di wilayah Pademawu sudah menerima pencairan ADD. Perbedaan waktu pencairan ini menimbulkan pertanyaan dan harapan agar ke depan, proses pencairan dapat lebih merata dan tepat waktu.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Sumpah Setia dan Bayang-Bayang Konflik di Balik Sterilisasi Pilkades Pebayuran

9 September 2026 - 14:23 WIB

Petahana Juhendi Sulaeman Raih Nomor Urut 3 Pilkades Karanghaur

9 September 2026 - 13:29 WIB

Trending di KABAR DESA