Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 25 Feb 2025 02:50 WIB ·

Dana BHPRD Bogor Cair: Operasional Desa Aman Hingga Miliaran


					Dana BHPRD Bogor Cair: Operasional Desa Aman Hingga Miliaran Perbesar

Bogor, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi mempercepat pencairan Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPRD) untuk seluruh desa di tahun 2026. Instruksi langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, ini bertujuan agar roda pemerintahan di tingkat akar rumput tidak terhambat masalah finansial sejak awal tahun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa dana ini diprioritaskan untuk mengamankan kesejahteraan perangkat desa. BHPRD akan dialokasikan untuk membiayai operasional kantor, gaji staf, hingga jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Besaran Dana: Dari 400 Juta Hingga 5 Miliar
Total alokasi yang dikucurkan Pemkab Bogor mencapai Rp279 miliar. Namun, setiap desa akan menerima nominal yang bervariasi tergantung pada potensi pajak dan retribusi di wilayahnya. Angka terendah berada di kisaran Rp400 juta, sementara desa dengan aktivitas ekonomi tinggi bisa mengantongi dana hingga Rp5 miliar.

“Besarannya berbeda-beda, tetapi semangatnya sama: semua desa kebagian. Regulasi dipercepat agar dana ini bisa segera digunakan untuk kepentingan pegawai desa,” ungkap Ajat usai rapat bersama DPMD dan Bapenda, Senin (24/2/2026).

Mekanisme Pencairan Tiga Tahap
Agar penggunaan anggaran tetap terkontrol dan sesuai aturan, Pemkab Bogor menetapkan mekanisme pencairan dalam tiga termin waktu:

  • Tahap I (Maret): Sebesar 50% dari total pagu anggaran.
  • Tahap II (Agustus): Sebesar 25%.
  • Tahap III (November): Sebesar 25% sisanya.

Pembagian tahap ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dana cadangan operasional desa hingga akhir tahun. Ajat juga mengingatkan para kepala desa untuk segera melengkapi persyaratan administratif agar termin pertama di bulan Maret dapat cair tepat waktu tanpa kendala.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Diplomasi Dapur Nagari: Filosofi & Rahasia Padang Bajamba 2026

12 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Mengunyah Angin di GOR Agus Salim: Kritik Narasi Narkoba Evi Yandri

12 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Perangkat RT di Padang Keluhkan Minimnya Edukasi Hukum Warga

10 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Anggota DPRD Sumbar Ungkap Rahasia Terbaru Bangun Nagari

10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Imbas KUHP Baru: Nagari Sumbar Bersiap Terapkan Kerja Sosial

9 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Magelang “Paksa” Uang ASN Kembali Berputar di Warung Desa

8 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Trending di KABAR PEMDA