Blitar [DESA MERDEKA] – Harapan warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, untuk memiliki jalan desa yang mulus melalui betonisasi penuh menemui kendala. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), menyatakan ketidakmampuan untuk memenuhi permintaan tersebut akibat keterbatasan anggaran pada tahun 2025.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan, menjelaskan bahwa alokasi anggaran yang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun ini hanya mencukupi untuk pengecoran jalan sepanjang 60 meter. Sisa jalan rusak yang membentang sekitar satu kilometer rencananya akan diperbaiki menggunakan metode lapen oleh Unit Reaksi Cepat (URC).
“Namun, tawaran perbaikan sebagian dengan betonisasi 60 meter dan sisanya lapen ditolak oleh warga. Mereka bersikeras menginginkan pengecoran menyeluruh hingga kantor desa. Kami telah melakukan sosialisasi mengenai keterbatasan anggaran ini, tetapi masyarakat tetap pada pendiriannya,” ungkap Hamdan pada Jumat (11/4/2025).
Penolakan warga ini tentu menjadi perhatian serius bagi Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Hamdan menambahkan bahwa pihaknya akan segera melaporkan situasi ini beserta aspirasi warga Desa Candirejo kepada Bupati Blitar, Rijanto, untuk mencari solusi terbaik terkait perbaikan infrastruktur jalan tersebut.
“Setelah melaporkan hal ini kepada Bapak Bupati, kami berharap akan ada arahan lebih lanjut mengenai nasib perbaikan jalan di Desa Candirejo,” ujarnya.
Dinas PUPR Kabupaten Blitar menekankan bahwa setiap pelaksanaan proyek pembangunan harus berpedoman pada regulasi yang berlaku serta kemampuan anggaran daerah. Penolakan terhadap tawaran perbaikan sebagian ini dinilai kurang ideal mengingat anggaran perbaikan jalan Desa Candirejo sebenarnya telah dialokasikan dalam DPA.
“Anggaran perbaikan jalan Desa Candirejo ini sudah masuk DPA. Sebenarnya, jika dibangun sebagian terlebih dahulu sambil menunggu ketersediaan anggaran berikutnya, tentu akan lebih baik daripada tidak ada perbaikan sama sekali. Namun, keinginan warga adalah perbaikan total dan instan,” tegas Hamdan. Pemerintah daerah akan mempertimbangkan langkah selanjutnya demi mencari jalan tengah yang dapat mengakomodasi kebutuhan warga Candirejo dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan daerah.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.