Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 29 Des 2025 10:17 WIB ·

Bupati Rachmat Riyanto Buka Diklat GP Ansor Bengkulu Tengah


					Bupati Rachmat Riyanto Buka Diklat GP Ansor Bengkulu Tengah Perbesar

Bengkulu Tengah, Bengkulu [DESA MERDEKA] – Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Terpadu Dasar (Diklat Terpadu Dasar) Angkatan I GP Ansor dan Banser Kecamatan Pondok Kelapa. Acara yang berlangsung di Balai Desa Sri Kuncoro pada Jumat (26/12/2025) ini menjadi momentum penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah dan menjaga harmoni sosial.

Dalam sambutannya, Rachmat Riyanto menegaskan bahwa GP Ansor dan Banser merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, pelatihan berjenjang seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi muda yang adaptif, memiliki integritas tinggi, serta komitmen kebangsaan yang kuat.

“Pemerintah daerah sangat membutuhkan peran pemuda yang terlatih, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan sosial. Diklat ini adalah proses penting untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Rachmat Riyanto.

Kaderisasi dan Pengabdian Sosial
Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembinaan internal organisasi, tetapi juga diwarnai dengan aksi sosial nyata. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, panitia menyelenggarakan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di sela-sela agenda pelatihan.

Ketua PAC GP Ansor Pondok Kelapa, Darmono, menjelaskan bahwa Diklat Terpadu Dasar ini diikuti oleh peserta dari berbagai desa di wilayah Bengkulu Tengah. Ia menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menyiapkan kader muda yang siap mengabdi secara total, baik untuk organisasi maupun masyarakat luas.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC GP Ansor Bengkulu Tengah, Nanang Safrudin, menyebutkan bahwa diklat merupakan tahap awal pembentukan karakter. Kader diharapkan memahami nilai-nilai ke-NU-an, ke-Ansor-an, dan ke-Banser-an secara utuh sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan bangsa.

Sinergi Lintas Sektor
Pembukaan diklat ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting di Bengkulu Tengah. Tampak hadir anggota DPRD Arsyad Hamzah, perwakilan Kapolsek Pondok Kelapa, jajaran Kepala OPD, hingga Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkulu Tengah. Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara organisasi kepemudaan, legislatif, dan eksekutif.

Melalui program kolaboratif ini, GP Ansor dan Banser membuktikan posisinya sebagai organisasi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan nilai kebangsaan di Bumi Maroba Kite.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketika Regulasi Kementan Tunduk pada Kuasa Elit Gampong

23 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Sengketa Silado: Potret Luka Desa Dijajah Kapitalisme Urban

22 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Menghirup Asap, Menghitung Selisih Bantuan di Karang Mulya

13 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Retak Rumah Tangga Minang dan Tumpulnya Taji Adat

10 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Galodo Arosuka: Bantuan Perantau S3 dan Realita Ratusan Korban

6 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Darurat Kasus Kekerasan Seksual: Mengapa Jalur Damai Melanggar UU TPKS?

4 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Trending di SOSBUD